13/05/2026
Dari permaisuri ketiga GKR Kencana, Sultan HB VII mempunyai 14 putra-putri :
1. Gusti Pangeran Harya Mangkukusuma
2. Gusti Kanjeng Ratu Bendara I (bersuami KRT Suryadi, Ndalem Suryaden)
3. Gusti Pangeran Harya Tejokusumo (Ndalem Tejokusuman)
4. Gusti Pangeran Harya Notoprojo
5. Gusti Raden Mas Soehardi (wafat timur)
6. Gusti Kanjeng Ratu Dewi (Ndalem Wijilan/sekarang Museum Sonobudoyo di barat plengkung Wijilan) kelak beliau akan sering memdampingi adiknya, Sultan HB VIII setelah naik tahta dalam pelbagai acara kenegaraan.
7. Gusti Raden Ajeng Murkamsilah (wafat timur)
8. Gusti Kanjeng Ratu Bandara III (bersuami KRT Puspadiningrat, Ndalem Puspadiningratan)
9. Gusti Kanjeng Ratu Condrokirono II (bersuami KRT Harjokusumo, Ndalem Harjokusuman)
10. Gusti Pangeran Harya Hadikusumo
11. Gusti Kanjeng Ratu Hemas (garwa padmi Sunan Pakubuwono X)
12. Gusti Kanjeng Ratu Timur (garwa padmi Mangkunagara VII)
13. Gusti Raden Mas Suatmaji
14. Gusti Raden Ajeng Murbilanatirin (wafat timur)
Jalur tahta secara eksklusif jatuh pada keturunan garwa padmi kedua Gusti Kanjeng Ratu Hemas, dimana keempat putranya secara berturut2 menjadi adipati anom (tetapi wafat dan sakit) sehingga yg keempat kali, yaitu Gusti Raden Mas Sujadi (Sultan HB VIII).
Mengapa? Karena Garwa Padmi Pertama GKR Kencana "kakebonakên" [ istilah halus untuk dicopot gelar dan fasilitas serta dipindahkan ke tempat di luar kraton, karena percobaan kraman ]. Ia kakebonaken di Madiun. Namanya berubah menjadi GKR Wandhan.
Dan nama Kencana dipakai garwa padmi ketiga.
Sumber :
Royalark
Serat Rajaputra