PantauIRAGA (art space)

PantauIRAGA (art space) pantauIRAGA (art space)

pantauIRAGA (art space) was created by Awang Damit Ahmad since 2009, specialist on visual art that provided a space for art discussion, art event, art workshop and art exhibition.

24/05/2024

Salam Jumaat; Jemput baca penulisan daripada Prof.Madya Awang Damit Ahmad untuk karya pelukis "Norma Abbas" suatu ketika dulu.

NORMA ABBAS - MEYELUSURI JALAN SUFI

“Apabila sang hamba telah jatuh cinta dan abadi dengan Penciptanya dengan penoh kejujuran, kesedaran dan keinsafan mencari erti hamba kepada Penciptanya, segala yang bersifat inderawi itu bukanlah tujuan. Lalu ia terus mengembara dan pasrah kepada Yang Khaliq itu. Segalanya menjadi indah, tenang lagi mententeramkan dari Zat Yang Abadi dan ia tidak akan berpaling dariNya (Awang Damit.2001).

Begitulah pengamatan penulis apabila mengikuti perjalanan karya-karya Norma Abbas. Ia tidak bersifat “mendatar” tetapi mempunyai kesinambungan yang betimbal balik. Setiap satu bagaikan benih untuk seterusnya bercambah dan tumbuh melata disaluti dengan pengertian yang digali dari pengalaman peribadi, pencarian menyelusuri jalan-jalan sufi sehingga ia menemukan dirinya dengan penuh keyakinan dan keimanan yang hakiki. Lalu ia mengembara lagi dengan kekuatan yang baru kerana baginya segala keujudan, kecintaan dan kasih sayang perlu dikongsi keserata ruang maya ini.

ABSTRAKSI FIGURATIF

Perjalanan awal (1980- 19…..) karya –karya Norma Abbas digali dan disaring dari dunia lingkungannya . Ekspresi tentang alam , kekeluargaan, kasih sayang, cinta dan kedamaian merupakan landasan penoh bermakna dalam membina tanda kehadirannya dalam dunia seni lukis Malaysia. Lumrah bagi pengkarya muda yang mencari laluan dan landasan kreativitinya. Jelas , kelincahan garis-garisnya, ketegasan rupa dan bentuknya, kemeriahan warna-warnanya ,kesatuan komposisinya sedikit pun tidak memperlihatkan kejemuan tetapi satu kekuatan dan keterujaan yang berterusan. Teknik cetakan, kolaj dan catan ditekuninya hingga menjadi sebahagian dari dirinya dan mercutanda perjalanan jauh karya-karyanya.

DARI SUMBER SUFI

Setelah sekian lama ia memerhati , mengamati, mempelajari dan menghubungkan dirinya dengan dunia kelilingnya diserta dengan menekuni karya-karyanya, ia kembali kedalam ruang dalaman diri dan jiwanya, menguakkan tabir kelamnya, menjemput cahaya menyinari kedalam segenap ruang lalu menghamparkan sejadahnya. Disitulah sang pelukis menghabiskan beberapa waktunya merenung kedalam diri, mengetuk pintu hatinya, bertasbih dan bertafakur sambil menyebut nama-nama Tuhannya Yang Indah, menghambakan diri, menyatakan hasrat dan seupaya mungkin mengenal Penciptanya Yang Maha Indah dari segala keindahan duniawi yang singkat dan sementara itu dengan penoh sabar dan ketaatan untuk menerima dan mencapai tingkat “kesyahduan abadi”yang luhur dan agung.

Begitu ia lontarkan segala apa yang diperoleh dan dialaminya melalui karya-karyanya dalam siri “Gateway -1995”. 99 Nama-nama Allah seperti Al-Jabbar, Al-Basir, Al-Raqib digarapnya dengan penuh penelitian dan kebijaksanaan hasil dari renongan dan pencarian yang mendalam. Imej-imej dan perlambangan yang diadun dari sumber sufi dan alam saling bertaut erat bagi menjelaskan alunan rasa, bicara dan makna yang diucapkannya. Lambang bulat didalam bulatan yang besar menyarankan jiwa di lingkungan alam maya yang sentiasa bergerak dan bergetaran.

MELANGKAH KELUAR KE ALAM MAYA

Setelah mempersiapkan dirinya lahir dan bathin, ia melangkah keluar kamarnya dengan bertenaga dan tangkas ,.Diwajahnya penoh ketenangan dan keceriaan setelah membina kekuatan dari Yang Maha Berkuasa. Ia menyatu semula dengan alam duniawinya dengan rasa penoh keyakinan.Perjalanan dan pengembaraan kerohaniannya perlu diteruskan .Dengan sinaran cahaya dari dalam dirinya ia terbang bagaikan seekor rama-rama yang tangkas menguakkan kepaknya, menyelinap kesegenap ruang maya dengan membawa berita kegembiraan dan keceriaan yang baru. Walaupun begitu hakikat seorang pengembara akan pulang jua setelah senja menguakkan tabir malamnya.

Begitulah Norma Abbas yang dikenali dengan kecekalannya menggarap karya-karya terkininya yang didasari dari realiti sebenarnya. Ia menemui teman-temannya, ia menemui Putri dan menyanyikan lagu cinta dalam karyanya bertajuk Putri and Putri Singing a Love Song-Ia menemui Pooditat, sahabat sejatinya dalam karya The Lady and Pooditat-2010. Disini ia menemukan ketenangan dan erti kasih saying. Karya-karyanya terkadang berpusat kerana disitu ia melihat cahaya keabadiannya, terkadang meninggi mengagungkan yang Al’ Azim dan terkadang bagaikan hamparan permaidani dipenohi bunga-bungaan dari kebun mimpi. Ia melontarkan pandangannya kesetiap ruang, memindahkan penumpuannya kekiri dan kekanan, menjelajah kekejauhan garis ufuk lalu menghilang. Walaupun begitu ia tidak terlalai dalam keseronokannya kerana disetiap ruang dan waktu ia sentiasa diingatkan dengan zikir, tasbih dan tahmidnya.

Melalui pengamatan dan penafsiran sepintas lalu, tentu saja ada kelompongan. Namun realitinya, karya-karya Norma Abbas telah membuka ruang dan kesempatan kepada pencintanya menikmati kekuatan dan kejituan karya-karyanya dalam dimensi dan perspektif yang berbeza. Norma Abbas secara jujur cuba menyarankan sesuatu daripada ingin menjelaskannya.
Allahhu a’lam.

Awang Damit Ahmad
4 oktober 2012

06/05/2024
Exclusive by Awang Damit Ahmad dont miss up on 14 Oktober 2023 (Saturday).
19/09/2023

Exclusive by Awang Damit Ahmad dont miss up on 14 Oktober 2023 (Saturday).

All are invited to our space on 14 October 2023 Paper-making exhibition "QARTAS" exslusive from Awang Damit Ahmad. Save ...
19/09/2023

All are invited to our space on 14 October 2023 Paper-making exhibition "QARTAS" exslusive from Awang Damit Ahmad. Save your date. See you there...

Address

921 Jalan Seri Tanjung
Kampong Sijangkang
42500TELOKPANGLIMAGARANG,SELANGOR

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when PantauIRAGA (art space) posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Museum

Send a message to PantauIRAGA (art space):

Share

Category