Orbitaldago Gallery

Call Directions Website Contact the museum

Orbitaldago Gallery Art Gallery

Undangan DiskusiSusiawan: Seni dan Pendidikan AlternatifMinggu , 11 Oktober 2026Mulai jam 16.00 hingga 18.00 WIBDi Joglo...
04/10/2026

Undangan Diskusi

Susiawan: Seni dan Pendidikan Alternatif

Minggu , 11 Oktober 2026
Mulai jam 16.00 hingga 18.00 WIB

Di Joglo Orbital D**o
Jl. Rancakendal Luhur No. 7. D**o Atas. Bandung
Dibuka untuk Umum.

Melalui Zoom
Meeting ID: 577 534 0051
Passcode: KX9wsa

Sejak awal, Susiawan menempatkan seni sebagai ruang belajar yang hidup dan membebaskan. Perjalanannya dimulai dari sekitar akhir 1970-an lewat Yayasan Anak Merdeka di Bandung dan Cakrawala Kecil, majalah anak pertama di Indonesia yang dibuat oleh dan untuk anak-anak. Dari pendidikan lingkungan berbasis seni di Cirebon, permainan bayangan dan seni lintas budaya di Toronto melalui Me and My Shadows, hingga pengembangan pendekatan Holistic Arts di Bali lewat Yellow Coco Creative Nest dan Sanggar Cahaya Nusantara, ia terus merawat praktik pendidikan yang kreatif, inklusif, dan berakar pada komunitas. Kini, pendidikan alternatif berbasis seni semakin dilirik sebagai cara bagi anak-anak untuk tumbuh dengan imajinasi, kepekaan, dan kebebasan berekspresi.

Diskusi akan membahas perkembangan seni sebagai ruang belajar bersama:
Susan Allen (Pendidik holistik)
Sulistyo (Praktisi pendidikan)
Suniaty dan Claudine Patricia (semAta Art School)

Kunjungi Pameran Tunggal SusiawanANTARA AKAR DAN CAKRAWALA : 45 Tahun Seni, Ruang, Komunitas & Kemungkinan23 September –...
01/10/2026

Kunjungi
Pameran Tunggal Susiawan
ANTARA AKAR DAN CAKRAWALA : 45 Tahun Seni, Ruang, Komunitas & Kemungkinan

23 September – 18 Oktober 2026

Di Orbital D**o
Jl. Rancakendal Luhur No.7. D**o Atas
Bandung 40192

Selama 45 tahun, karya seni Susiawan telah menempuh perjalanan antara Nusantara dan Kanada, dibentuk oleh ruang dan tempat, ingatan, budaya, spiritualitas, serta komunitas. Dalam pameran tunggalnya yang keempat, ANTARA AKAR DAN CAKRAWALA, Susiawan menghadirkan karya-karya yang sebelumnya belum pernah dipamerkan, yang diciptakan dalam rentang waktu 1979 hingga 2024. Pameran ini mencakup berbagai medium, mulai dari etsa, litografi, cat air, akrilik, tinta, kertas buatan tangan, hingga karya-karya dari seri Kanda Pat—yang mencerminkan proses kreatif intuitif yang berakar pada tanah, budaya, dan komunitas tempat ia pernah tinggal dan berkarya.

Susiawan dalam seni dan pendidikan berbasis komunitas: mulai dari ikut mendirikan Yayasan Anak Merdeka di Bandung dan menciptakan Cakrawala Kecil, majalah pertama di Indonesia yang dibuat oleh dan untuk anak-anak; kemudian mengembangkan pendidikan lingkungan berbasis seni di Cirebon; memperkenalkan permainan bayangan (shadow play) dan pendidikan seni lintas budaya di Toronto melalui Me and My Shadows; hingga sejak 2007 membawa pendekatan Holistic Arts yang terus berkembang ke berbagai komunitas di Bali melalui Yellow Coco Creative Nest dan Sanggar Cahaya Nusantara.

Kini, ketika Susiawan menjalani kehidupan dengan Parkinson pada tahap lanjut, perjalanan tersebut terus berlanjut. Susiawan, lahir di Magelang tahun 1955, adalah seniman visual, perupa grafis, pendidik, dan inovator budaya Indonesia yang praktik artistiknya telah berlangsung selama lebih dari empat dekade. Berbekal pendidikan Seni Cetak Grafis di Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Teknologi Bandung (FSRD -ITB) angkatan 1976, ia mengembangkan tubuh karya yang khas dengan menjembatani ekspresi visual kontemporer dan tradisi spiritual Jawa serta Bali.

Kunjungi Pameran Tunggal SusiawanANTARA AKAR DAN CAKRAWALA : 45 Tahun Seni, Ruang, Komunitas & Kemungkinan23 September –...
29/09/2026

Kunjungi Pameran Tunggal Susiawan
ANTARA AKAR DAN CAKRAWALA : 45 Tahun Seni, Ruang, Komunitas & Kemungkinan

23 September – 18 Oktober 2026

Di Orbital D**o
Jl. Rancakendal Luhur No.7. D**o Atas
Bandung 40192

Selama 45 tahun, karya seni Susiawan telah menempuh perjalanan antara Nusantara dan Kanada, dibentuk oleh ruang dan tempat, ingatan, budaya, spiritualitas, serta komunitas. Dalam pameran tunggalnya yang keempat, ANTARA AKAR DAN CAKRAWALA, Susiawan menghadirkan karya-karya yang sebelumnya belum pernah dipamerkan, yang diciptakan dalam rentang waktu 1979 hingga 2024. Pameran ini mencakup berbagai medium, mulai dari etsa, litografi, cat air, akrilik, tinta, kertas buatan tangan, hingga karya-karya dari seri Kanda Pat—yang mencerminkan proses kreatif intuitif yang berakar pada tanah, budaya, dan komunitas tempat ia pernah tinggal dan berkarya.

Susiawan dalam seni dan pendidikan berbasis komunitas: mulai dari ikut mendirikan Yayasan Anak Merdeka di Bandung dan menciptakan Cakrawala Kecil, majalah pertama di Indonesia yang dibuat oleh dan untuk anak-anak; kemudian mengembangkan pendidikan lingkungan berbasis seni di Cirebon; memperkenalkan permainan bayangan (shadow play) dan pendidikan seni lintas budaya di Toronto melalui Me and My Shadows; hingga sejak 2007 membawa pendekatan Holistic Arts yang terus berkembang ke berbagai komunitas di Bali melalui Yellow Coco Creative Nest dan Sanggar Cahaya Nusantara.

Kini, ketika Susiawan menjalani kehidupan dengan Parkinson pada tahap lanjut, perjalanan tersebut terus berlanjut. Susiawan, lahir di Magelang tahun 1955, adalah seniman visual, perupa grafis, pendidik, dan inovator budaya Indonesia yang praktik artistiknya telah berlangsung selama lebih dari empat dekade. Berbekal pendidikan Seni Cetak Grafis di Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Teknologi Bandung (FSRD -ITB) angkatan 1976, ia mengembangkan tubuh karya yang khas dengan menjembatani ekspresi visual kontemporer dan tradisi spiritual Jawa serta Bali.

Pameran Tunggal SusiawanANTARA AKAR DAN CAKRAWALA : 45 Tahun Seni, Ruang, Komunitas & Kemungkinan23 September – 18 Oktob...
28/09/2026

Pameran Tunggal Susiawan
ANTARA AKAR DAN CAKRAWALA : 45 Tahun Seni, Ruang, Komunitas & Kemungkinan

23 September – 18 Oktober 2026

Di Orbital D**o
Jl. Rancakendal Luhur No.7. D**o Atas
Bandung 40192

Selama 45 tahun, karya seni Susiawan telah menempuh perjalanan antara Nusantara dan Kanada, dibentuk oleh ruang dan tempat, ingatan, budaya, spiritualitas, serta komunitas. Dalam pameran tunggalnya yang keempat, ANTARA AKAR DAN CAKRAWALA, Susiawan menghadirkan karya-karya yang sebelumnya belum pernah dipamerkan, yang diciptakan dalam rentang waktu 1979 hingga 2024. Pameran ini mencakup berbagai medium, mulai dari etsa, litografi, cat air, akrilik, tinta, kertas buatan tangan, hingga karya-karya dari seri Kanda Pat—yang mencerminkan proses kreatif intuitif yang berakar pada tanah, budaya, dan komunitas tempat ia pernah tinggal dan berkarya.

Susiawan dalam seni dan pendidikan berbasis komunitas: mulai dari ikut mendirikan Yayasan Anak Merdeka di Bandung dan menciptakan Cakrawala Kecil, majalah pertama di Indonesia yang dibuat oleh dan untuk anak-anak; kemudian mengembangkan pendidikan lingkungan berbasis seni di Cirebon; memperkenalkan permainan bayangan (shadow play) dan pendidikan seni lintas budaya di Toronto melalui Me and My Shadows; hingga sejak 2007 membawa pendekatan Holistic Arts yang terus berkembang ke berbagai komunitas di Bali melalui Yellow Coco Creative Nest dan Sanggar Cahaya Nusantara.

Kini, ketika Susiawan menjalani kehidupan dengan Parkinson pada tahap lanjut, perjalanan tersebut terus berlanjut. Susiawan, lahir di Magelang tahun 1955, adalah seniman visual, perupa grafis, pendidik, dan inovator budaya Indonesia yang praktik artistiknya telah berlangsung selama lebih dari empat dekade. Berbekal pendidikan Seni Cetak Grafis di Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Teknologi Bandung (FSRD -ITB) angkatan 1976, ia mengembangkan tubuh karya yang khas dengan menjembatani ekspresi visual kontemporer dan tradisi spiritual Jawa serta Bali.

Scan  QR code Dokumentasi artist talk bersama seniman Cecil Mariani yang akan ditanggapi oleh seniman Nurdian Ichsan. Pa...
28/09/2026

Scan QR code Dokumentasi artist talk bersama seniman Cecil Mariani yang akan ditanggapi oleh seniman Nurdian Ichsan.

Pada hari Minggu. 20 Agustus 2026

Jam 16.00 hingga 18.00 WIB

Di joglo Orbital D**o

Berakhir pekan di Bandung. KunjungiPameran Tunggal SusiawanANTARA AKAR DAN CAKRAWALA : 45 Tahun Seni, Ruang, Komunitas &...
25/09/2026

Berakhir pekan di Bandung. Kunjungi

Pameran Tunggal Susiawan
ANTARA AKAR DAN CAKRAWALA : 45 Tahun Seni, Ruang, Komunitas & Kemungkinan

23 September – 18 Oktober 2026

Pembukaan
Rabu 23 September. Mulai jam 16.00 WIB

Di Orbital D**o
Jl. Rancakendal Luhur No.7. D**o Atas
Bandung 40192

Selama 45 tahun, karya seni Susiawan telah menempuh perjalanan antara Nusantara dan Kanada, dibentuk oleh ruang dan tempat, ingatan, budaya, spiritualitas, serta komunitas. Dalam pameran tunggalnya yang keempat, ANTARA AKAR DAN CAKRAWALA, Susiawan menghadirkan karya-karya yang sebelumnya belum pernah dipamerkan, yang diciptakan dalam rentang waktu 1979 hingga 2024. Pameran ini mencakup berbagai medium, mulai dari etsa, litografi, cat air, akrilik, tinta, kertas buatan tangan, hingga karya-karya dari seri Kanda Pat—yang mencerminkan proses kreatif intuitif yang berakar pada tanah, budaya, dan komunitas tempat ia pernah tinggal dan berkarya.

Susiawan dalam seni dan pendidikan berbasis komunitas: mulai dari ikut mendirikan Yayasan Anak Merdeka di Bandung dan menciptakan Cakrawala Kecil, majalah pertama di Indonesia yang dibuat oleh dan untuk anak-anak; kemudian mengembangkan pendidikan lingkungan berbasis seni di Cirebon; memperkenalkan permainan bayangan (shadow play) dan pendidikan seni lintas budaya di Toronto melalui Me and My Shadows; hingga sejak 2007 membawa pendekatan Holistic Arts yang terus berkembang ke berbagai komunitas di Bali melalui Yellow Coco Creative Nest dan Sanggar Cahaya Nusantara.

Kini, ketika Susiawan menjalani kehidupan dengan Parkinson pada tahap lanjut, perjalanan tersebut terus berlanjut. Susiawan, lahir di Magelang tahun 1955, adalah seniman visual, perupa grafis, pendidik, dan inovator budaya Indonesia yang praktik artistiknya telah berlangsung selama lebih dari empat dekade. Berbekal pendidikan Seni Cetak Grafis di Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Teknologi Bandung (FSRD -ITB) angkatan 1976, ia mengembangkan tubuh karya yang khas dengan menjembatani ekspresi visual kontemporer dan tradisi spiritual Jawa serta Bali.

21/09/2026

Pameran Tunggal Susiawan
ANTARA AKAR DAN CAKRAWALA : 45 Tahun Seni, Ruang, Komunitas & Kemungkinan

23 September – 18 Oktober 2026

Pembukaan
Rabu 23 September. Mulai jam 16.00 WIB

Di Orbital D**o
Jl. Rancakendal Luhur No.7. D**o Atas
Bandung 40192

Selama 45 tahun, karya seni Susiawan telah menempuh perjalanan antara Nusantara dan Kanada, dibentuk oleh ruang dan tempat, ingatan, budaya, spiritualitas, serta komunitas. Dalam pameran tunggalnya yang keempat, ANTARA AKAR DAN CAKRAWALA, Susiawan menghadirkan karya-karya yang sebelumnya belum pernah dipamerkan, yang diciptakan dalam rentang waktu 1979 hingga 2024. Pameran ini mencakup berbagai medium, mulai dari etsa, litografi, cat air, akrilik, tinta, kertas buatan tangan, hingga karya-karya dari seri Kanda Pat—yang mencerminkan proses kreatif intuitif yang berakar pada tanah, budaya, dan komunitas tempat ia pernah tinggal dan berkarya.

Susiawan dalam seni dan pendidikan berbasis komunitas: mulai dari ikut mendirikan Yayasan Anak Merdeka di Bandung dan menciptakan Cakrawala Kecil, majalah pertama di Indonesia yang dibuat oleh dan untuk anak-anak; kemudian mengembangkan pendidikan lingkungan berbasis seni di Cirebon; memperkenalkan permainan bayangan (shadow play) dan pendidikan seni lintas budaya di Toronto melalui Me and My Shadows; hingga sejak 2007 membawa pendekatan Holistic Arts yang terus berkembang ke berbagai komunitas di Bali melalui Yellow Coco Creative Nest dan Sanggar Cahaya Nusantara.

Kini, ketika Susiawan menjalani kehidupan dengan Parkinson pada tahap lanjut, perjalanan tersebut terus berlanjut. Susiawan, lahir di Magelang tahun 1955, adalah seniman visual, perupa grafis, pendidik, dan inovator budaya Indonesia yang praktik artistiknya telah berlangsung selama lebih dari empat dekade. Berbekal pendidikan Seni Cetak Grafis di Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Teknologi Bandung (FSRD -ITB) angkatan 1976, ia mengembangkan tubuh karya yang khas dengan menjembatani ekspresi visual kontemporer dan tradisi spiritual Jawa serta Bali.

Segera kunjungi The Missing Cup of TeaPameran Tunggal Cecil MarianiHingga 20 September 2026Di Orbital D**oJl. Rancakenda...
18/09/2026

Segera kunjungi The Missing Cup of Tea
Pameran Tunggal Cecil Mariani

Hingga 20 September 2026

Di Orbital D**o
Jl. Rancakendal Luhur no: 7
D**o Atas Bandung 40192

Karya-karya dalam pameran tunggal Cecil Mariani di Orbital D**o berangkat dari pengulangan membuat teko stoneware pada saat ia mengalami krisis keberfungsian. Teko—benda domestik yang dekat dengan ritual menyeduh teh, perawatan, dan perjumpaan—justru menolak menjadi bentuk yang patuh. Cerat/corong air, pegangan, dan wadah berkembang menjadi tubuh-tubuh hibrid: rentan, ganjil, dan kuasi-fungsional.

Melalui benda keramik, drawing / gambar, serta fotografi yang berkolaborasi dengan Paul Kadarisman, Cecil membangun lanskap benda yang tidak pernah sepenuhnya diam tapi ekspansif. Telur, ikan, kain, benang, dan fragmen keramik berkelindan seperti saraf, cairan, sisa, dan kemungkinan kelahiran kembali.

Pameran ini berangkat dari idiom “your cup of tea”, yang biasanya menandai minat atau bidang yang dianggap tepat bagi seseorang. Namun ketika cangkir tidak hadir, teko kehilangan tujuan konvensionalnya. Dalam gejala-gejala teko ini, fungsi bukan lagi takdir, melainkan sesuatu yang dapat diganggu, diulang, dan dibentuk ulang.

Pameran ini menimang bentuk-bentuk yang rentan, ganjil, dan belum selesai; gejala dari tubuh yang letih, tetapi masih terus membentuk. Dalam pengulangan teko yang tidak pernah sama, Cecil Mariani mengusulkan bahwa fungsi tidak harus menjadi takdir. Ketidaknyamanan dapat menjadi ambang untuk mencari bentuk hidup lain yang belum diberi nama.

Cecil Mariani (lahir di Jakarta, 1978) adalah seorang desainer, seniman, peneliti, dan pelaku seni dan budaya. Cecil juga merupakan pengajar dalam program sarjana dan pascasarjana di Fakultas Seni Rupa di Institut Kesenian Jakarta.

Kunjungi dan nikmati suasananyaBuka tiap hari jam 8.00 - 20.00 WIB
16/09/2026

Kunjungi dan nikmati suasananya

Buka tiap hari jam 8.00 - 20.00 WIB

Selanjutnya Orbital D**o Gallery Pameran Tunggal SusiawanANTARA AKAR DAN CAKRAWALA : 45 Tahun Seni, Ruang, Komunitas & K...
14/09/2026

Selanjutnya Orbital D**o Gallery

Pameran Tunggal Susiawan
ANTARA AKAR DAN CAKRAWALA : 45 Tahun Seni, Ruang, Komunitas & Kemungkinan

23 September – 18 Oktober 2026

Pembukaan
Rabu 23 September. Mulai jam 16.00 WIB

Di Orbital D**o
Jl. Rancakendal Luhur No.7. D**o Atas
Bandung 40192

Selama 45 tahun, karya seni Susiawan telah menempuh perjalanan antara Nusantara dan Kanada, dibentuk oleh ruang dan tempat, ingatan, budaya, spiritualitas, serta komunitas. Dalam pameran tunggalnya yang keempat, ANTARA AKAR DAN CAKRAWALA, Susiawan menghadirkan karya-karya yang sebelumnya belum pernah dipamerkan, yang diciptakan dalam rentang waktu 1979 hingga 2024. Pameran ini mencakup berbagai medium, mulai dari etsa, litografi, cat air, akrilik, tinta, kertas buatan tangan, hingga karya-karya dari seri Kanda Pat—yang mencerminkan proses kreatif intuitif yang berakar pada tanah, budaya, dan komunitas tempat ia pernah tinggal dan berkarya.

Susiawan dalam seni dan pendidikan berbasis komunitas: mulai dari ikut mendirikan Yayasan Anak Merdeka di Bandung dan menciptakan Cakrawala Kecil, majalah pertama di Indonesia yang dibuat oleh dan untuk anak-anak; kemudian mengembangkan pendidikan lingkungan berbasis seni di Cirebon; memperkenalkan permainan bayangan (shadow play) dan pendidikan seni lintas budaya di Toronto melalui Me and My Shadows; hingga sejak 2007 membawa pendekatan Holistic Arts yang terus berkembang ke berbagai komunitas di Bali melalui Yellow Coco Creative Nest dan Sanggar Cahaya Nusantara.

Kini, ketika Susiawan menjalani kehidupan dengan Parkinson pada tahap lanjut, perjalanan tersebut terus berlanjut. Susiawan, lahir di Magelang tahun 1955, adalah seniman visual, perupa grafis, pendidik, dan inovator budaya Indonesia yang praktik artistiknya telah berlangsung selama lebih dari empat dekade. Berbekal pendidikan Seni Cetak Grafis di Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Teknologi Bandung (FSRD -ITB) angkatan 1976, ia mengembangkan tubuh karya yang khas dengan menjembatani ekspresi visual kontemporer dan tradisi spiritual Jawa serta Bali.

Address

Jalan Ranca Kendal Luhur No. 7
Bandung
40191

Opening Hours

Monday 09:00 - 20:00
Tuesday 09:00 - 20:00
Wednesday 09:00 - 20:00
Thursday 09:00 - 20:00
Friday 09:00 - 21:00
Saturday 09:00 - 21:00
Sunday 09:00 - 20:00

Telephone

+6281320036262

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Orbitaldago Gallery posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Museum

Send a message to Orbitaldago Gallery:

Shortcuts

Share

Category