Museum of the Asian African Conference

Museum of the Asian African Conference Terilhami kehendak untuk mengabadikan KAA 1955, maka lahirlah gagasan Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmadja, S.H., LL.M. untuk mendirikan Museum KAA.

12/03/2026

Halo, Sahabat Museum!

Selain dari Museum KAA, informasi mengenai KAA 1955 juga bisa Sahabat peroleh dari buku "The Bandung Connection" karya Roeslan Abdulgani, yang bertugas sebagai Sekretaris Jenderal saat KAA.

Sahabat belum sempat ke Museum KAA namun ingin membaca buku Pak Roeslan? Kami punya solusinya!

Sahabat bisa akses audiobook buku beliau secara daring. Mau tau caranya? Simak video ini sampai selesai, ya!

Salam Sahabat Museum,
Museum di Hatiku!

KAA Tidak Hanya di Gedung Merdeka.Halo, Sahabat Museum!Seperti yang Sahabat ketahui, rangkaian kegiatan Konferensi Asia-...
06/03/2026

KAA Tidak Hanya di Gedung Merdeka.

Halo, Sahabat Museum!

Seperti yang Sahabat ketahui, rangkaian kegiatan Konferensi Asia-Afrika tidak hanya dilaksanakan di Gedung Merdeka. Salah satu tempat yang juga digunakan untuk berbagai kegiatan penting adalah Gedung Pakuan, rumah dinas Gubernur Jawa Barat.

Gedung bersejarah ini tidak hanya menjadi saksi perkembangan Kota Bandung, tetapi juga menjadi saksi bisu perhelatan KAA 1955 dan sejarah diplomasi Indonesia.

Apa saja yang terjadi di Gedung Pakuan selama KAA 1955? Yuk, kita pelajari bersama dalam untuk huruf P.

Salam Sahabat Museum,
Museum di Hatiku

Buku karya Roeslan Abdulgani ini menghadirkan kumpulan tulisan dan pidato yang merekam gagasan, pengalaman, serta pandan...
05/03/2026

Buku karya Roeslan Abdulgani ini menghadirkan kumpulan tulisan dan pidato yang merekam gagasan, pengalaman, serta pandangan beliau sebagai Menlu RI (1956-1957) dan Sekretaris Jenderal Konferensi Asia-Afrika 1955. Melalui halaman-halamannya, kita diajak menyelami kembali bagaimana Bandung menjadi titik temu bangsa-bangsa yang pernah terluka oleh kolonialisme, lalu bersama-sama merumuskan harapan baru bagi dunia.

Lewat buku ini, pembaca dapat memahami bagaimana Semangat Bandung lahir, tumbuh, dan memberi pengaruh nyata dalam sejarah hubungan internasional, bukan sekadar untuk dikenang, tetapi untuk menguatkan cara kita melihat dan bertindak di tengah perubahan dunia.

Buku ini tersedia dalam bentuk e-book di dalam virtual Museum KAA. Kunjungi mkaa.kemlu.go.id untuk membacanya.
Salam Sahabat Museum, Museum di Hatiku.

Museum KemluRI

Q untuk Quiz!✨Halo, Sahabat Museum.Setelah cukup lama vakum dan karena admin kehabisan ide untuk huruf Q pada  πŸ˜…, maka  ...
03/03/2026

Q untuk Quiz!✨

Halo, Sahabat Museum.

Setelah cukup lama vakum dan karena admin kehabisan ide untuk huruf Q pada πŸ˜…, maka kembali hadir dengan kuis untuk Sahabat.

Caranya mudah! Cukup jawab Benar atau Salah dari pertanyaan di atas.

Seperti biasa, tulis jawaban Sahabat di kolom komentar. Satu Sahabat dengan jawaban yang tepat akan kami pilih secara acak untuk mendapatkan cinderamata dari MKAA.

Salam Sahabat Museum,
Museum di Hatiku

Peserta, tapi Bukan Delegasi?Halo, Sahabat Museum!Dari 276 peserta Konferensi Asia-Afrika tahun 1955,  ada 14 orang yang...
28/02/2026

Peserta, tapi Bukan Delegasi?

Halo, Sahabat Museum!

Dari 276 peserta Konferensi Asia-Afrika tahun 1955, ada 14 orang yang diperkenankan mengikuti seluruh jalannya persidangan namun bukan bagian dari delegasi 29 negara peserta KAA. Mereka adalah observer atau pengamat.

Mereka berada di ruangan yang sama untuk menyaksikan langsung dinamika konferensi dan mengamati setiap proses yang berlangsung. Setelahnya, mereka turut menyebarluaskan Semangat Bandung ke negara asal mereka.

Ayo kenalan dengan mereka di edisi huruf O!

Salam Sahabat Museum,
Museum di Hatiku

Peserta, tapi Bukan Delegasi?Halo, Sahabat Museum!Dari 276 peserta Konferensi Asia-Afrika tahun 1955,  ada 14 orang yang...
28/02/2026

Peserta, tapi Bukan Delegasi?

Halo, Sahabat Museum!

Dari 276 peserta Konferensi Asia-Afrika tahun 1955, ada 14 orang yang diperkenankan mengikuti seluruh jalannya persidangan namun bukan bagian dari delegasi 29 negara peserta KAA. Mereka adalah observer atau pengamat.

Mereka berada di ruangan yang sama untuk menyaksikan langsung dinamika konferensi dan mengamati setiap proses yang berlangsung. Setelahnya, mereka turut menyebarluaskan Semangat Bandung ke negara asal mereka.

Ayo kenalan dengan mereka di edisi huruf O!

27/02/2026

Take, Camera, Action!

Selain menampilkan sejarah Konferensi Asia-Afrika, tata ruang pameran Museum KAA yang berada di dalam area c***r budaya Gedung Merdeka juga menyajikan estetika visual yang unik loh!

πŸ“· Di mata petugas kami, ada beberapa area yang banyak menghasilkan visual menarik di media sosial Sahabat. Tapi kami yakin, Sahabat pasti bisa temukan lebih banyak opsi visual lainnya.

Jika Sahabat temukan area baru yang menarik di MKAA, share dan tag kami ya!

Salam Sahabat Museum,
Museum di Hatiku!

26/02/2026

Halo Sahabat Museum!

Jika Sahabat tertarik membaca buku mengenai KAA, tapi belum sempat ke Museum KAA, ada cara mudah untuk membacanya.

Museum KAA memiliki beberapa e-book terkait Konferensi Asia-Afrika yang bisa Sahabat akses secara daring.

Caranya? Tonton panduan ini sampai selesai yaa!

Salam Sahabat Museum,
Museum di Hatiku!

Halo Sahabat Museum!Dr. Marguerite Cartwright tidak hanya merekam jalannya Konferensi Asia-Afrika 1955 di Bandung, tetap...
25/02/2026

Halo Sahabat Museum!

Dr. Marguerite Cartwright tidak hanya merekam jalannya Konferensi Asia-Afrika 1955 di Bandung, tetapi juga membantu menyuarakan semangat solidaritas, kesetaraan, dan perdamaian dunia kepada masyarakat internasional. Melalui laporan jurnalistiknya, ia mengangkat dinamika pertemuan para pemimpin Asia-Afrika, suasana Kota Bandung sebagai tuan rumah, serta harapan besar negara-negara yang baru merdeka dalam membangun tatanan dunia yang lebih adil dan damai.

Jejak kehadiran Dr. Marguerite Cartwright tidak hanya terekam dalam arsip berita. Tanda tangannya tersimpan dalam salah satu koleksi MKAA, yaitu pada kertas berdekorasi vinyet bersama dengan tanda tangan para jurnalis lain yang meliput KAA 1955. Koleksi ini dapat Sahabat temukan di Ruang Pameran Tetap MKAA.

Apakah Sahabat ingin melihat tanda tangan jurnalis lain yang hadir di Konferensi Asia-Afrika 1955? Mari berkunjung dan jangan ragu untuk mendiskusikan koleksi tanda tangan tersebut dengan petugas MKAA yaa!



Ketua Delegasi Termuda!Halo, Sahabat Museum!Di Museum KAA, ada sebuah foto besar di belakang koleksi kursi dan meja rota...
21/02/2026

Ketua Delegasi Termuda!

Halo, Sahabat Museum!

Di Museum KAA, ada sebuah foto besar di belakang koleksi kursi dan meja rotan. Kali ini, kami ajak Sahabat berkenalan dengan salah satu tokoh di foto tersebut, yaitu Norodom Sihanouk, Ketua Delegasi Kamboja.

Sihanouk berusia 32 tahun saat memimpin delegasi Kamboja di KAA 1955, sehingga tercatat sebagai ketua delegasi termuda. Apa saja kiprahnya? Ayo telusuri unggahan kami kali ini.

Salam Sahabat Museum,
Museum di Hatiku!

20/02/2026

Selama Ramadan, MKAA buka atau tutup?

Halo, Sahabat Museum!

MKAA masih membersamai Sahabat selama bulan Ramadan dengan jadwal khusus.

πŸ—“ Rabu, Kamis, dan Sabtu
09.00–12.00 WIB
12.30–14.00 WIB

πŸ—“ Khusus Jumat
09.00–11.30 WIB
13.00–14.30 WIB

Selamat menunaikan ibadah puasa, kami nantikan Sahabat di MKAA.

Salam Sahabat Museum,
Museum di Hatiku!

[REVISI]Halo, Sahabat Museum! Museum KAA tetap buka selama bulan Ramadan dengan jam operasional khusus. πŸ—“ Rabu, Kamis, J...
20/02/2026

[REVISI]
Halo, Sahabat Museum!

Museum KAA tetap buka selama bulan Ramadan dengan jam operasional khusus.

πŸ—“ Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu
⏰ 09.00–12.00 | 12.30–14.00 (13:00-14:30 di hari Jumat)

πŸ“Œ Reservasi kunjungan:
πŸ”— http://mkaa.kemlu.go.id

Sampai jumpa di Museum KAA!

Salam Sahabat Museum,
Museum di Hatiku!

Address

Jalan Asia Afrika No. 65
Bandung
40111

Opening Hours

Tuesday 09:00 - 12:00
13:00 - 15:00
Thursday 09:00 - 12:00
13:00 - 15:00
Saturday 09:00 - 12:00
13:00 - 15:00
Sunday 09:00 - 12:00
13:00 - 15:00

Telephone

+62 22 4233564

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Museum of the Asian African Conference posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share