Ruang Gerilya
By seeing things, we can define what is art definition...maybe
Ruang Gerilya merupakan cita-cita yang selalu ingin dibangun semenjak dari awal kami mengenal seni. Kami berpikir bahwa sebahagia-bahagianya sebuah seni adalah saat itu bisa dibagikan dengan orang lain. Kami mempercayai hal itu dan terus memegangnya hingga kini. Ruang Gerilya saat ini memiliki ruang berbentuk rumah temp
o dulu dengan ruang cermin sebagai jantung utamanya. Hal ini terjadi sangat mengalir, karena pada awalnya ruang tersebut disewakan untuk ruang tari, lalu ruang latihan tinju, hingga akhirnya menjadi ruangan utama Galeri Gerilya. Ruangan itu kami pertahankan, karena sangat menarik saat kawan-kawan yang akan berpameran disini menjadi tertantang dan berusaha meresponnya dengan segala cara. Maka dari itu ruangan itu dipertahankan karena merupakan ruang yang menciptakan ‘dialog’ antara seniman dengan ruang galeri. Galeri Gerilya meyakini seni hari ini berjalan dengan ajaib. Dia bersifat authentic, ambivalent, mysterius, kadang provocative, kadang tidak jelas namun selalu memiliki makna yang mendalam. Galeri Gerilya meyakini bahwa ada sebuah kesempatan dimana seni dapat berkembang, dihayati, dicerna dan diidentifikasi oleh masyarakat. Kami percaya bahwa seni dapat mentrigger perkembangan kesadaran, keluwesan kita dalam berfikir, mendorong intelektualitas, memberikan kebebasan, menyelami sisi emosional, sebuah afeksi yang kelak membuka wawasan kita saat mencerap kehidupan. Kami percaya bahwa hal ini setidaknya akan membuka pintu kita untuk melihat masa depan. Kami selalu ingin mendorong orang-orang untuk percaya bahwa skema yang rigid sekalipun bukan menjadi batasan untuk menjalani kehidupan ini. Seni bagi kami adalah petualangan. Kami tak pernah tahu apa yang akan kami hadapi di depan, dan itu menjadikan Ruang Gerilya terus berkembang. Meyakini untuk terus bergerilya, mencari kemungkingan untuk bisa berbagi ide. Ide ini bisa dibagikan melalui pameran, presentasi, diskusi atau obrolan dengan kopi (dan khusus untuk kopi ini kami memiliki gerai Kopi Rapat – yang waktu operasionalnya sangat flexible). Kami yakin inilah semangat Bandung pada hakikatnya. Semangat untuk menjadi ajaib, terdepan dengan cara yang cool. Ruang Gerilya berusaha untuk terus terbuka dengan siapapun dan dalam bentuk apapun seni diutarakan. Relasi dengan seniman yang akan berpameran, proses penciptaan, diskusi ide selalu menjadi bagian utama dalam program kami. Kami ingin bagian dari proses tersebut sebagai salah satu ciri khas kami, yaitu upaya silaturahmi, mencari sahabat. Maka dari itu, akhir kata dari Ruang Gerilya : Semoga kata “kami” ini kelak akan menjadi kata “kita”