Dekopin Kota Bogor

Dekopin Kota Bogor Membina Kerjasama dengan berbagai pihak yang kondusif untuk memberdayakan koperasi dan lembaga gerakan koperasi (Dekopin) khususnya, Pemerintah dan Legi

PELATIHAN RUTIN TEMATIKAkuntansi  Pajak  dan Penyusunan E-SPT Tahunan Badan Rangkaian pelatihan rutin berlanjut, setelah...
28/12/2020

PELATIHAN RUTIN TEMATIK
Akuntansi Pajak dan Penyusunan E-SPT Tahunan Badan

Rangkaian pelatihan rutin berlanjut, setelah sehari sebelumnya membahas tentang Otomatisasi Penyusunan Laporan Keuangan Koperasi, kali ini pelatihan membahas tentang Perpajakan Koperasi yaitu Akuntansi Pajak dan Penyusunan E-SPT Tahunan Badan. Pelatihan ini kembali dilaksanakan di Ruang VIP Resto Mang Kabayan Salabenda Kemang Kabupaten Bogor pada hari Sabtu tanggal 18 Juli 2020. Kegiatan yang dilaksanakan dengan tetap memperhatikan physical distancing dan melaksanakan protokol kesehatan ini dihadiri oleh 25 orang peserta dari berbagai jenis koperasi di Kota Bogor.
Narasumber yang memberikan materi selama sehari penuh yaitu Bapak Endrawan Nugraha, SE dari Kantor Pelayanan Pajak Madya Bogor. Pada kesempatan pelatihan ini peserta diberikan materi pemahaman tentang perpajakan khususnya pajak badan. Beliau juga membahas mengenai ketentuan umum dan tata cara perpajakan No.16 Tahun 2009, serta berbagai kewajiban perpajakan bagi koperasi. Pembahasan dimulai dari Pajak Penghasilan badan, PPh Final, dan PPh 23. Peserta juga menerima penjelasan tentang kewajiban kewajiban perpajakan lain bagi koperasi sebagai badan usaha, tekhnik dan tata cara pembayaran pajak dan pelaporannya, juga cara mengisi laporan pajak tahunan badan. Pada sesi pertama sebelum istirahan siang, narasumber sepenuhnya memberikan materi dan tanya jawab tentang perpajakan yang menjadi kewajiban sebuah badan usaha yaitu koperasi.
Pada sesi kedua, Nara sumber membawa peserta pada kegiatan praktik mengisi E-SPT Tahunan badan dengan menggunakan data dari hjasil laporan RAT salah satu Koperasi di Kota Bogor., Tentu saja peserta sangat antusias mengikuti kegiatan apalagi sudah masuk dalam praktik mengisi E-SPT beserta elemen elemen nya. Peserta merasa butuh waktu tambahan untuk praktik mengisi E-SPT Tahunan Badan agar lebih memahami dalam melaksanakan pembayaran pajak maupun pelaporan pajaknya Mereka berharap pada kesempatan yang akan datang, Dekopin Kota Bogor dapat melanjutkan kembali pelatihan mengenai perpajakan koperasi seperti ini.

PELATIHAN RUTIN TEMATIKOtomatisasi Penyusunan Laporan Keuangan Koperasi Akuntansi adalah suatu seni pencatatan, perngikh...
28/12/2020

PELATIHAN RUTIN TEMATIK
Otomatisasi Penyusunan Laporan Keuangan Koperasi

Akuntansi adalah suatu seni pencatatan, perngikhtisaran dan pelaporan atas transaksi ekonomi pada sebuah entitas.Tidak terkecuali pada sebuah lembaga keuangan termasuk Koperasi, Akuntansi menjadi dasar dalam penyusunan sebuah laporan keuangan, seusai prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku umum. Laporan keuangan tersebut ditujukan untuk para pengambil keputusan yang terkait pada organisasi koperasi ini.
Otomatisasi Penyusunan Laporan Keuangan Koperasi menjadi tema pada pelatihan rutin tematik kali ini. Pelatihan yang dilaksanakan pada hari Jumat, 17 Juli 2020 ini dilaksanakan di Ruang VIP Resto Mang Kabayan Salabenda Kemang Kabupaten Bogor, dengan mengundang 30 orang dari gerakan koperasi. Namun dari undangan tersebut yang hadir sebanyak 28 pengurus. Hal ini dikarenakan masih ada peserta yang takut untuk menghadiri kegiatan diluar berkaitan dengan masih adanya wabah pandemi covid-19. Adapun yang menjadi narasumber pada pelatihan tematik ini adalah :
1. Bapak Profesor Irsal, Fasilitator dari Dekopinda Kota Bogor, sekaligus Wakil Ketua Dekopinda Kota Bogor. Selain itu Profesor Irsal juga sebagai ketua PKPRI Kota Bogor.
2. Bapak Choerudin Manaf, S.E.,MM. Beliau seorang dosen di Fakuntas Ekonomi Universitas Pakuan Bogor. Mereka adalah para akademisi dan praktisi dalam bidang akuntansi dan pelaporan keuangan khususnya pada lembaga koperasi.
Kegiatan pelatihan akuntansi ini diselenggarakan dengan apik dan dipandu oleh moderator yang sudah berpengalaman dalam bidangnya yaitu Bapak Suminto, Pengurus Dekopinda Kota Bogor.
Pada pelatihan ini, para peserta diajarkan mulai dari mengidentifikasi atas transaksi ekonomi, mencatat kedalam jurnal harian, buku besar hingga menyusun laporan Laba Rugi dan Neraca secara manual tahap demi tahap.Setelah itu para peserta diajak untuk memahami berbagai transaksi yang terjadi pada bidang usaha koperasi. Peserta pun mempelajari tentang perlakuan atas simpanan wajib, simpanan pokok, simpanan sukarela dan transaksi lainnya yang ada di koperasi.
Dengan adanya pelatihan rutin tematik kali ini tentang Akuntansi dan Laporan Keuangan Koperasi, kami dari Dekopin Kota Bogor selaku panitia berharap agar para pengurus dan pengelola koperasi dapat mencatat seluruh transaksi ekonomi yang ada di koperasinya dengan baik dan benar sesuai prinsip akuntansi yang berlaku umum. Harapan lain adalah, agar dapat menyajikan laporan keuangan tahunan koperasi yang akan dipaparkan kepada anggota pada saat Rapat Anggota Tahunan.
Lebih jauh kami berharap dengan pelatihan penyusunan laporan keuangan ini bisa mendorong penghitungan SHU secara lebih akurat serta pemenuhan kewajiban perpajakan secara benar, juga bisa sebagai salah satu syarat untuk pengajuan kredit kepihak perbankan sebagai usaha penambahan modal koperasi.

Rakerda tahun ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 21 Desember 2019, di Museum Tanah dan Pertanian Kota Bogor. Selain panit...
31/12/2019

Rakerda tahun ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 21 Desember 2019, di Museum Tanah dan Pertanian Kota Bogor. Selain panitia dan pengurus Dekopin Kota Bogor, turut hadir p**a 25 orang dari gerakan koperasi di Kota Bogor, Dewan Pakar Dekopin Kota Bogor yang diwakili oleh Bapak Gunarto dan dari Dinas Koperasi & UKM Kota Bogor yang diwakili oleh Kasie Kelembagaan, Bapak Ali Susanto. Selain itu hadir p**a perwakilan dari Dekopinwil Jawa Barat, Bapak Hugo Siswaya.

Yang Istimewa pada Rakerda tahun 2019 ini yaitu hadirnya Sekretaris Daerah Kota Bogor, Bapak Drs. H. Ade Syarif Hidayat, M.Si. Dalam kesempatan ini beliau menjadi Keynote Speaker. Beliau menyampaikan mengenai perkembangan dan pertumbuhan gerakan koperasi di Kota Bogor. Selain itu juga disampaikan mengenai keberpihakan kebijakan Pemerintah Kota Bogor terhadap kemajuan Dekopin Kota Bogor yang diwujudkan dengan anggaran untuk kegiatan di Tahun 2020 yang disetujui sebesar Rp. 600 juta.

Sedangkan perwakilan dari Dekopinwil Jawa Barat menyempaikan program peningkatan kompetensi dan pemberdayaan insan koperasi, juga melakukan pendataan 100 koperasi di setiap kota/kabupaten di wilayah Jawa Barat. Disisi lain Pa Ali dari Dinas Koperasi dan UKM Kota Bogor menyampaikan update tentang kebijakan pemenuhan legalitas kelembagaan koperasi.

Sementara itu Ketua Dekopin Kota Bogor menyampaikan laporan pertanggungjawaban berupa realisasi kegiatan dan penggunaan anggaran, baik dari APBD Kota Bogor, maupun dari APBD Provinsi Jawa Barat. Sedang Wakil Ketua Dekopin Kota Bogor menyampaikan visi dan program untuk tahun 2020 dan tahun 2021 yang dilanjutkan dengan pemaparan program oleh masing-masing Ketua Bidang.

Acara Rakerda ini diakhiri dengan sesi tanya jawab dengan peserta lain yang berasal dari gerakan koperasi di Kota Bogor, mereka pun menyampaikan berbagai masukan mengenai kegiatan yang dilaksanakan Dekopin Kota Bogor.

Salah satu bidang yang ada di Dekopin Kota Bogor adalah Bidang Advokasi dan Sosialisasi. Salah satu kegiatan yang dilaks...
31/12/2019

Salah satu bidang yang ada di Dekopin Kota Bogor adalah Bidang Advokasi dan Sosialisasi. Salah satu kegiatan yang dilaksanakan oleh bidang ini adalah kegiatan sosialisasi perkoperasiaan, yang pada kesempatan ini mengambil tema " Optimalisasi Pengawasan Koperasi ". Kegiatan ini dihadiri oleh 30 orang dari gerakan koperasi dan difokuskan kepada pengawas.

Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Sabtu 14 Desember 2019 di Museum Tanah dan Pertanian ini, menghadirkan dua orang narasumber. Yang pertama adalah Prof.Dr.Ir.H. Irsal Las, M.S Wakil Ketua Dekopin Kota Bogor, beliau menyampaikan materi tentang peranan pengawas pada sebuah organisasi koperasi, tentang fungsi, tugas dan tanggung jawabnya.

Sedangkan untuk narasumber kedua, panitia menghadirkan Bapak Dodi Dermawan, SH beliau adalah trainer profesional bidang perkoperasian dari Lapenkop Jawa Barat. Dalam materinya Pa Dodi menyampaikan materi mengenai landasan eksistensi pengawas yang harus di cantumkan secara konkrit dalam anggaran dasar dan anggaran rumah tangga setiap koperasi. Pada bagian selanjutnya dibahas p**a fungsi pengawas sebagai audit internal koperasi. Audit ini mencakup audit akuntabilitas kerja, operasional, laporan keuangan, ketaatan/kepatuhan, dan audit investigasi jika disinyalir ada kecurangan.

Program pembinaan ini merupakan salah satu program kerja dari Bidang Ketahanan Pangan Industri dan Perdangan. Dikemas da...
31/12/2019

Program pembinaan ini merupakan salah satu program kerja dari Bidang Ketahanan Pangan Industri dan Perdangan. Dikemas dalam bentuk seminar, acara bertajuk “Redefinisi Visi Bisnis dan Service Excellent Pelanggan dalam Kegiatan Usaha Koperasi” diselenggarakan pada Sabtu (14/11) di Museum Tanah & Pertanian, dengan dihadiri oleh 40 orang perwakilan gerakan koperasi di Kota Bogor, dan menghadirkan dua pemateri diantaranya Bapak Drs. Annas S. Rasmana,MM, selaku Kepala Dinas Koperasi & UKM Kota Bogor dan Ibu Dr. Dian Wulandari, S.Psi, M.Pd sebagai Konsultan Manajemen Daily Meaning.

Sebagai pemateri pembuka, Bapak Annas menuturkan betapa pentingnya memahami visi bisnis koperasi, mengetahui potensi bisnis apa yang dapat dioptimalkan, dan cermat dalam menangkap peluang bisnis. Pemahaman terhadap demografi suatu wilayah juga penting untuk dipelajari sehingga koperasi dapat memahami apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh pelanggan dan bagaimana mengemas sebuah pelayanan sehingga dapat memberikan pengalaman service excellent kepada pelanggan.

Tak kalah penting dari materi pertama, materi kedua menjelaskan tentang redefinisi visi koperasi, hal ini membuka paradigma berpikir anggota koperasi untuk dapat lebih mengenali organisasi, produk dan juga pelanggan.Selain itu, setiap anggota juga diajak untuk mengenali potensi dirinya dan mengaktualisasikan potensi tersebut sehingga dapat memberikan dampak (impact) yang baik bagi organisasi. Lalu pada akhirnya, semua akan bermuara pada meningkatnya kualitas pelayanan pelanggan (service excellent).

Disela-sela materi tersebut, Ibu Dian juga mengajak para peserta seminar untuk bermain games yang dapat melatih kekompakan. Games yang pertama peserta dibagi menjadi beberapa kelompok dan setiap kelompok harus menunjuk salah satu rekannya untuk dipromosikan menjadi manajer. Games ini mengharuskan setiap anggota yang menunjuk calon manajer untuk mengenali pribadi calon manajer tersebut, potensi yang dimiliki dan juga dampak apa yang dapat diberikan kepada organisasi. Pada games yang kedua, peserta berbaris berdasarkan kelompok kemudian diberi instruksi gerakan yang harus dilakukan secara kompak dan serentak (lompat maju/mundur/kanan/kiri).

Rangkaian program kunjungan kerja Dekopin Kota Bogor merupakan agenda rutin yang diselenggarakan setiap tahun. Pada peng...
31/12/2019

Rangkaian program kunjungan kerja Dekopin Kota Bogor merupakan agenda rutin yang diselenggarakan setiap tahun. Pada penghujung tahun 2019, tepatnya pada Jumat (29/11) Dekopin Kota Bogor melakukan kunjungan kerja ke Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kota Sukabumi. Pada kesempatan tersebut, tercatat 11 orang yang turut serta dalam kunjungan kerja, termasuk di dalamnya Ketua dekopin Kota Bogor, Bapak Jajat Sudrajat.

Acara kunjungan kerja resmi dimulai pada pukul 13.00 siang oleh Bapak Uung, selaku ketua Dekopinda Kota Sukabumi. Beliau memaparkan perihal program kerja Dekopinda Kota Sukabumi dan kondisi koperasi disana. Pak Uung menuturkan bahwa koperasi di Kota Sukabumi merupakan salah satu bidang dari Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan, dan Perindustrian. Hal ini berimplikasi pada alokasi anggaran tidak terlalu besar, sehingga tidak terlalu leluasa untuk mengembangkan berbagai program dan kegiatan Dekopinda Kota Sukabumi. Hal ini berbanding lurus dengan kondisi anggaran APBD bagi Dekopin Kota Bogor, pasalnya anggaran APBD untuk Dekopin Kota Bogor relatif lebih besar, namun hal ini sesuai juga dengan jumlah penduduk dan gerakan koperasi yang lebih banyak.

Dekopinda Kota Sukabumi memiliki kedekatan yang baik dengan gerakan koperasi di Kota Sukabumi. Sehingga koperasi-koperasi disana tergerak untuk berkontribusi dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Dekopinda Kota Sukabumi.

Selain berkunjung ke sekretariat Dekopinda Kota Sukabumi, tim kunjungan kerja Dekopin Kota Bogor pun berkesempatan untuk melakukan audiensi dengan Walikota Sukabumi, Bapak H. Achmad Fahmi, S.Ag, M.Pd. Saat ditemui di rumah dinasnya, Bapak Achmad Fahmi menjelaskan Pemerintah Kota Sukabumi pun menaruh perhatian yang tinggi terhadap kegiatan usaha lokal, hal ini dibuktikan dengan adanya wacana moratorium pembatasan pasar modern yang sudah cukup banyak sehingga keberadaannya berimbas pada pengembangan usaha lokal (UKM).

Jumat (04/10), Dekopin Kota Bogor mengadakan Kunjungan Kerja ke Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Su...
31/12/2019

Jumat (04/10), Dekopin Kota Bogor mengadakan Kunjungan Kerja ke Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Subang. Dekopinda Kabupaten Subang dipilih karena dinilai memiliki keunggulan yang dapat dipelajari dan diaplikasikan untuk meningkatkan kualitas kerja Dekopin Kota Bogor. Peserta kunjungan kerja ini terdiri dari 15 pengurus termasuk Ketua Dekopin Kota Bogor, Bapak Jajat Sudrajat.

Agenda utama dalam kunjungan kerja ke Dekopinda Kabupaten Subang ini adalah untuk melakukan studi banding antar organisasi. Terdapat beberapa focus pembahasan yaitu bertukar informasi mengenai program kerja, teknis pelaksanaan organisasi. Selain itu, agenda pokok kunjungan kerja tersebut adalah untuk berkonsultasi tentang aplikasi pendataan koperasi yang dirilis oleh Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Jawa Barat, mengingat Bapak Daeng M. Taher merupakan salah satu tim pengembang aplikasi tersebut.

Dari pemaparan yang disampaikan oleh Bapak Daeng M. Taher, ternyata Dekopinda Kabupaten Subang memiliki beberapa keunggulan yang patut diapresiasi. Diantaranya adalah Dekopinda Kabupaten Subang dapat mengidentifikasi koperasi yang ada di Kabupaten Subang berdasarkan jenis dan bidang usahanya. Selain itu, gerakan koperasi di Kabupaten Subang pun berkontribusi dan berpartisipasi aktif untuk terhadap kegiatan yang dilaksanakan oleh Dekopinda Kabupaten Subang.

Kegiatan Seminar E-Commerce & Financial Technology ini merupakan salah satu program andalan dari bidang permodalan dan j...
31/12/2019

Kegiatan Seminar E-Commerce & Financial Technology ini merupakan salah satu program andalan dari bidang permodalan dan jasa keuangan di Dekopin Kota Bogor. Pada kesempatan ini, panitia menghadirkan pembicara dari Dekopinwil Jawa Barat, yaitu Bapak Daeng M.Taher. Beliau menjelaskan mengenai sistem aplikasi dan pendataan bagi seluruh Koperasi di wilayah provinsi Jawa Barat. Aplikasi ini merangkum data masing-masing koperasi baik secara kelembagaan, kegiatan usaha, kepengurusan dan laporan keuangan. Sehingga dapat digali potensi pengembangan usaha, kesehatan koperasi dan peluang untuk saling bekerjasama secara ekonomi.

Untuk pembicara kedua, panitia menghadirkan Bapak Qaedy Aqsa, Manager Governmental & Corporate Relation dari Bukalapak. Beliau antara lain menyampaikan materi tentang perkembangan industri hingga sampai revolusi industri 4.0. Yang menarik beliau juga membahas mengenai jenis-jenis E-commerce, baik yang dibangun mandiri oleh brand tertentu untuk pemasaran produknya secara eksklusif, ataupun melalui market place seperti, Lazada, Shopee, Bukalapak, Tokopedia. Dan ternyata untuk situs seperti OLX itu dikategorikan sebagai situs Iklan Baris Digital.

Hal lain yang dibahas oleh Bapak Qaedy Aqsa adalah kontribusi perdagangan secara online terhadap pertumbuhan ekonomi dan bagaimana cara Bukalapak bermitra dengan para pengusaha lokal melalui program Warung Mitra Bukalapak. Sehingga dapat memotong jalur distribusi barang agar harganya lebih bersaing dan memajukan perekonomian diberbagai wilayah.

Acara yang diselenggarakan oleh Dekopin Kota Bogor pada hari Sabtu, 19 Oktober 2019 ini menggunakan ruang rapat di Museum Tanah dan Pertanian Kota Bogor dan dihadiri oleh 34 orang peserta dari berbagai gerakan koperasi di Kota Bogor. Alhamdulillah acara ini pun turut dihadiri oleh Kepala Dinas Koperasi & UKM Kota Bogor yang turut p**a menyampaikan materi, untuk memotivasi dan memberi wawasan bagi gerakan koperasi dalam memajukan kegiatan usaha mereka.

Acara Bimbingan teknis Koperasi Syariah ini merupakan rangkaian dari kegiatan Seminar & Bimtek Koperasi  Syariah. Semina...
31/12/2019

Acara Bimbingan teknis Koperasi Syariah ini merupakan rangkaian dari kegiatan Seminar & Bimtek Koperasi Syariah. Seminar Koperasi Syariah telah dilaksanakan sebelumnya pada 02 November 2019 di Museum Tanah dan Pertanian Kota Bogor. Sedangkan acara Bimbingan Teknis Koperasi Syariah ini dilaksanakan pada tanggal 12 November 2019 di sekretariat Dekopin Kota Bogor dengan mengundang 25 orang dari gerakan Koperasi di Kota Bogor.

Pada sesi pertama panitia menghadirkan narasumber Bapak Iwan Rudi Saktiawan, S.Si, M.Ag. Beliau adalah Direktur Operasional BPRS Botani yang mengelola dana-dana dari kampus Institut Pertanian Bogor. Beliau juga mempunyai kompetensi sebagai Dewan Pengawas Syariah yang bersertifikat untuk koperasi. Dalam materinya Pa Iwan menyampaikan mengenai karakteristik akad syariah dalam transaksi ekonomi, yang tidak boleh mengandung unsur riba, perjudian, spekulasi dan lain-lain yang tidak sesuai dengan syariat islam. Pa Iwan pun menyampaikan p**a mengenai berbagai akad syariah.

Pada sesi kedua narasumbernya adalah Ustadz Mahfud Hidayat, S.SI, M.E.I, beliau adalah Dosen Ilmu Hadits di salah satu Sekolah Tinggi Islam di Kota Bogor, Penyuluh Non PNS Kementrian Agama dan Pengawas Syariah di Kopkar SIT Aliya. Dalam materinya beliau menyampaikan berbagai praktek simpan pinjam dan jual beli sesuai akad syariah di Koperasi.

Sabtu (02/11), Dewan Koperasi Indonesia (DEKOPIN) Kota Bogor menyelenggarakan seminar koperasi syariah bertajuk “Membang...
31/12/2019

Sabtu (02/11), Dewan Koperasi Indonesia (DEKOPIN) Kota Bogor menyelenggarakan seminar koperasi syariah bertajuk “Membangun Ekonomi Syariah melalui Gerakan Koperasi di Kota Bogor”. Seminar tersebut diselenggarakan di Museum Tanah & Pertanian dan dihadiri oleh 47 orang yang merupakan delegasi dari gerakan koperasi di Kota Bogor.

Pada pelaksanaannya, seminar yang merupakan program kerja dari Bidang Pendidikan, Pelatihan dan Kelembagaan Dekopin Kota Bogor ini mengundang sejumlah akademisi dan praktisi koperasi syariah sebagai pemateri.

Pemateri yang mengisi seminar tersebut diantaranya Ibu Dr. Sugiyarti Fatma Laela, M. Buss.Acc. CMA. CIBA, dosen Ekonomi Stariah STIE Tazkia yang akrab disapa Ibu Ella, Bapak KH. Mustofa Abdullah Bin Nuh yang merupakan Ketua MUI Kota Bogor, Ibu Hj. Enong Maesaroh, S.Pd, MM, Kabid Koperasi Dinas Koperasi Dan UKM Kota Bogor, dan Ketua Dekopin Kota Bogor, Bapak Jajat Sudrajat.

Secara garis besar, materi yang disampaikan dalam seminar ini membahas tentang praktik koperasi syariah, prinsip-prinsip pelaksanaan koperasi syariah dan sistem ekonomi syariah yang ternyata mampu menjawab krisis ekonomi global.

Acara fasilitasi Permodalan dan Manajemen Keuangan Koperasi ini seperti biasa diselenggarakan di Museum Tanah dan Pertan...
31/12/2019

Acara fasilitasi Permodalan dan Manajemen Keuangan Koperasi ini seperti biasa diselenggarakan di Museum Tanah dan Pertanian Kota Bogor pada hari sabtu, 24 Agustus 2019. Pada kesempatan ini panitia mengundang 50 gerakan koperasi yang ada di Kota Bogor.

Untuk mengadvokasi permodalan bagi gerakan koperasi panitia sengaja mengundang narasumber yang pertama yaitu dari LPDB (LembagaPengelola Dana Bergulir) bagi koperasi dan usaha mikro kecil dan menengah dan yang hadir dari LPDB adalah Bapak Purwanto. Beliau adalah kepala Divisi Bisnis LPDB. Dalam materinya disampaikan mengenai mekanisme tata cara pengajuan pinjaman atau pembiayaan produktif bagi koperasi dan UMKM, disini dijelaskan p**a bahwa LPDB memberikan dana pinjaman dengan bunga rendah namun bukan merupakan dana hibah. Oleh karena itu diperlukan prinsip kehati-hatian dalam penyaluran dana bergulir dari LPDB ini.

Pembicara yang kedua berasal dari Bank BRI Syariah Cabang Bogor, yang dalam kesempatan kali ini diwakili oleh bapak Lukman Hakim DH sebagai Marketing Manajer Funding. Beliau menyampaikan tentang prosedur pengajuan pembiayaan melalui bank syariah pada umumnya . beliau juga menyampaikan bahwa pemberian pinjaman secara syariah ditujukan untuk pembiayaan produktif untuk modal usaha maupun konsumtif. Bentuk pembiayaan yang disalurkan oleh pihak BRI syariah ada yang langsung kepada koperasi sebagai modal kerja maupun yang disalurkankembali dengan konsep Chanelling kepada para anggota koperasi.

Sedangkan pembicara terakhir bapak Iwan Rudi Saktiawan direktur operasional BPRS Botani yang juga mendalami dunia financial technology menyampaikan tentang manajemen pengelolaan keuangan melalui aplikasi. Dengan aplikasi tersebut para anggota koperasi dapat mengajukan pinjaman secara online namun tertutup bagi anggota saja dengan tetap mengedepankan konsep kekeluargaan.

Rangkaian pelatihan rutin berlanjut, setelah sebelumnya selama 3 hari berturut-turut membahas tentang Akuntansi dan Lapo...
31/12/2019

Rangkaian pelatihan rutin berlanjut, setelah sebelumnya selama 3 hari berturut-turut membahas tentang Akuntansi dan Laporan Keuangan Koperasi, kali ini membahas tentang Pemenuhan Kewajiban Laporan Keuangan & Perpajakan Koperasi. Pelatihan ini kembali dilaksanakan di Museum Tanah dan Pertanian Kota Bogor pada hari Sabtu tanggal 27 Juli 2019 ini, dihadiri oleh 28 orang peserta dari berbagai koperasi di Kota Bogor.

Narasumber pertama membahas mengenai struktur modal pada koperasi serta kewajiban laporan keuangan yang disajikan oleh koperasi kepada para pemangku kepentingan. Hal lain yang dibahas oleh narasumber pertama, yaitu Bapak Anzar Hermansyah, SE bendahara Dekopin Kota Bogor, adalah mengenai Peraturan Menteri Koperasi yang memisahkan jenis standar pelaporan koperasi. Peraturan menteri ini membagi koperasi kedalam tiga jenis ; Akuntansi Koperasi Sketor Rill, Akuntansi koperasi Usaha Simpan Pinjam dan Akuntansi Koperasi KSPPS. Dari Peraturan Menteri ini dapat disimpulkan bahwa laporan keuangan koperasi harus mengacu kepada Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntanbilitas Publik (SAK ETAP), SAK Umum dan SAK Syariah.

Untuk narasumber yang kedua, panitia menghadirkan Bapak Endarawan Nugraha, SE dari Kantor Pajak KPP Madya Bogor. Beliau membahas mengenai ketentuan umum dan tata cara perpajakan No.16 Tahun 2009, serta berbagai kewajiban perpajakan bagi koperasi. Pembahasan dimulai dari Pajak Penghasilan PPh 21, PPh Final, PPh 23, Bea Materai dan lain-lain. Di bagian akhir, peserta pelatihan diminta untuk mensimulasikan pengisian SPT PPH badan dari awal hingga siap kirim laporannya secara manual.

Address

Ruko Botanica No 2 , Jalan Ibrahim Adjie Rt 01/02 Sindang Barang
Bogor
16117

Opening Hours

Monday 09:00 - 16:00
Tuesday 09:00 - 16:00
Wednesday 09:00 - 16:00
Thursday 09:00 - 16:00
Friday 09:00 - 16:00

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Dekopin Kota Bogor posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Museum

Send a message to Dekopin Kota Bogor:

Share