Museum Soesilo Soedarman

Museum Soesilo Soedarman Museum Soesilo Soedarman terletak di Desa Gentasari, Kab Cilacap, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia.

Penasihat kehormatan menteri pariwisata, Indroyono Soesilo mengimbau Pemda ciptakan komunitas museum. Hal tersebut bertu...
18/06/2024

Penasihat kehormatan menteri pariwisata, Indroyono Soesilo mengimbau Pemda ciptakan komunitas museum. Hal tersebut bertujuan untuk menarik generasi muda berkunjung ke museum.

Penasihat kehormatan menteri pariwisata, Indroyono Soesilo mengimbau Pemda ciptakan komunitas museum untuk menarik generasi muda.

Tahun 1964, Gubernur Akmil, Brigjen Soerono melantik Letkol Soesilo Soedarman sebagai Komandan Resimen Taruna (Danmentar...
03/06/2024

Tahun 1964, Gubernur Akmil, Brigjen Soerono melantik Letkol Soesilo Soedarman sebagai Komandan Resimen Taruna (Danmentar) Akmil. Letkol Soesilo Soedarman dilantik sebagai Danmentar Akmil pada usia 36 tahun. Pejabat Komandan Resimen Taruna Akmil diabadikan di Markas Resimen Taruna Akmil. Tiga diantaranya mencapai Pangkat Jenderal Bintang Empat, yaitu Soesilo Soedarman, Soerjadi Soedirdja, dan Moeljono.

Tahun 1964, Gubernur Akmil, Brigjen Soerono melantik Letkol Soesilo Soedarman sebagai Komandan Resimen Taruna (Danmentar) Akmil Magelang.

Dewan Kurator Museum Soesilo Soedarman, Indroyono Soesilo mendukung upaya percepatan pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah ...
31/05/2024

Dewan Kurator Museum Soesilo Soedarman, Indroyono Soesilo mendukung upaya percepatan pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah Bagian Selatan (Jasela), khususnya Kabupaten Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap, Kebumen, dan Purworejo (Barlingmascakebpur). Menurut Menteri Koordinator Maritim 2014-2015 itu, Jasela memiliki potensi maritim-kelautan, pertanian, dan pariwisata.

Museum Soesilo Soedarman melalui Dewan Kurator Museum, Indroyono Soesilo mendukung Percepatan Pertumbuhan Ekonomi di Jawa Tengah Selatan.

Peresmian Jembatan Ketahun dan Bendung SelumaJembatan Ketahun menghubungkan Ketahun – Air Limas – Bintuhan, membuka isol...
08/02/2024

Peresmian Jembatan Ketahun dan Bendung Seluma

Jembatan Ketahun menghubungkan Ketahun – Air Limas – Bintuhan, membuka isolasi Wilayah Bengkulu Utara. Jembatan ini diresmikan Presiden Soeharto pada 23 Maret 1982.

Saat itu, Presiden Soeharto bersama Ibu Tien Soeharto didampingi Pangkowilhan-I, Letjen Soesilo Soedarman, Ny Soesilo Soedarman, dan Gubernur Bengkulu Suprapto meresmikan Jembatan Ketahun dan Bendung Seluma di Bengkulu Utara, 23 Maret 1982.

Pada 23 Maret 1982, Presiden Soeharto juga meresmikan Bendung Seluma di Bengkulu Utara. Bendung Seluma di Kabupaten Bengkulu Utara ini mampu mengairi sawah seluas 7.467 Hektare.

Jembatan Ketahun menghubungkan Ketahun – Air Limas – Bintuhan. Jembatan ini diresmikan Presiden Soeharto pada 23 Maret 1982.

Tumbuhkan Nasionalisme, Generasi Muda Perlu Kunjungi Museum Soesilo SoedarmanGenerasi muda di Banyumas Raya perlu mengun...
30/01/2024

Tumbuhkan Nasionalisme, Generasi Muda Perlu Kunjungi Museum Soesilo Soedarman

Generasi muda di Banyumas Raya perlu mengunjungi museum untuk menumbuhkan patriotisme dan nasionalisme siswa. Museum dinilai bisa memotivasi untuk generasi muda bergerak positif meski berasal dari desa terpencil sekalipun.

Hal itu diungkapkan guru sejarah SMAN 1 Sampang Rizki Aditya Novali sebagai pemateri kegiatan Walk and Talk bertema Museum, Wanita dan Interpretasi, di Museum Soesilo Soedarman Cilacap, Minggu (28/1/2024).

Kegiatan yang dihelat oleh Komunitas Jelajah bekerjasama dengan Asosiasi Guru Sejarah Indonesia (AGSI) Provinsi Jawa Tengah itu diikuti tidak kurang dari 50 peserta.

Generasi muda di Banyumas Raya perlu mengunjungi museum untuk menumbuhkan patriotisme dan nasionalisme siswa.

Museum: Menjaga Sejarah, Merawat Keutuhan BangsaPeran museum dalam kehidupan dan perkembangan suatu bangsa sedemikian be...
28/01/2024

Museum: Menjaga Sejarah, Merawat Keutuhan Bangsa

Peran museum dalam kehidupan dan perkembangan suatu bangsa sedemikian besar. Museum menjadi wadah yang mengumpulkan, mengungkap, dan menjaga fakta-fakta sejarah suatu bangsa untuk kemudian menjadi pembelajaran bagi perkembangan bangsa tersebut di masa yang akan datang.

George Orwell, penulis asal Inggris pernah berkata, The most effective way to destroy people is to deny and obliterate their own understanding of their history. “Cara paling efektif untuk menghancurkan orang adalah dengan menyangkal dan menghapuskan pemahaman mereka tentang sejarah mereka.”

Demikian disampaikan Prof. Ir. Indroyono Soesilo, MSC PhD dalam sarasehan bertajuk “Wanita, Museum, dan Interpretasi” yang digagas oleh Komunitas Jelajah yang diselenggarakan di Museum Soesilo Soedarman – Cilacap, Jawa Tengah pada Ahad, 28 Januari 2024.

Museum menjadi wadah yang mengumpulkan, mengungkap, dan menjaga fakta-fakta sejarah suatu bangsa untuk kemudian menjadi media pembelajaran.

JEEP M-38A1 Bersejarah Diabadikan Di Museum Soesilo SoedarmanKendaraan taktis TNI-AD Jeep Willys M-38A1, buatan Amerika ...
27/01/2024

JEEP M-38A1 Bersejarah Diabadikan Di Museum Soesilo Soedarman

Kendaraan taktis TNI-AD Jeep Willys M-38A1, buatan Amerika Serikat tahun 1961, yang pernah dikendarai Presiden Soekarno pada Upacara Prasetya Perwira Lulusan Akademi Militer (AKMIL) Magelang, Desember 1964 lalu, diabadikan di Museum Soesilo Soedarman, Cilacap, Jawa Tengah.

Kendaraan taktis TNI-AD JEEP M-38A1 bersejarah diabadikan di Museum Soesilo Soedarman, Cilacap, Jawa Tengah, Indonesia

Akademi Angkatan Udara (AAU)Akademi Angkatan Udara (AAU) berdiri pada 28 Juli 1965, dengan Gubernur AAU Pertama, Komodor...
11/01/2024

Akademi Angkatan Udara (AAU)

Akademi Angkatan Udara (AAU) berdiri pada 28 Juli 1965, dengan Gubernur AAU Pertama, Komodor Udara Dono Indarto. Di depan Ksatrian terdapat Monumen Elang AAU dan Monumen Pesawat MIG-17 AURI.

Di Jakarta, 5 Oktober 1966, Presiden Soekarno melantik Laksda TNI Rachmat Sumengkar sebagai Komandan Jenderal AKABRI yang pertama. Pada 1966, AAU bergabung ke dalam AKABRI, menjadi AKABRI Bagian Udara.

Pada 29 Januari 1967, Menteri Utama Hankam, Jenderal Soeharto, didampingi Komandan Divisi Taruna AKABRI, Kolonel Soesilo Soedarman, membuka Tahun Akademi Pendidikan AKABRI Angkatan I, di Magelang. Saat itu, Komandan Upacara, Kolonel Soesilo Soedarman memimpin Defile Upacara Pembukaan Tahun Akademi AKABRI Angkatan-I, diawali barisan Pataka AKABRI, AKMIL, AAL, AAU dan AKPOL

Pemerintah menerbitkan Perangko Peringatan Integrasi AKABRI pada tahun 1968 dengan nominal Rp 10.

Letda Penerbang Lambert Siloy merupakan Lulusan Terbaik AKABRI Udara tahun 1970 dan Penerima Penghargaan Adhi Makayasa. Pada 6 April 1970, dilaksanakan penyerahan Jabatan Wakil Gubernur AKABRI Udarat dari Brigjen Soesilo Soedarman kepada Danjen AKABRI, Marsda Soetopo.

Mayjen Soesilo Soedarman kemudian dilantik sebagai Komandan Jenderal AKABRI Oleh Menteri Hankam/Pangab, Jenderal M Panggabean di AKABRI Udara, Yogyakarta, pada 1 Maret 1978.

Simak sejumlah sejarah tentang Akademi Angkatan Udara (AAU) dalam artikel di bawah ini:

Akademi Angkatan Udara (AAU) berdiri pada 28 Juli 1965, dengan Gubernur AAU Pertama, Komodor Udara Dono Indarto.

09/01/2024

Museum Akademi Militer (AKMIL) Magelang

Akademi Militer (AKMIL) Magelang memiliki Museum Taruna yang mengabadikan nama Vaandrig Cadet Abdoel Djalil, Taruna Militaire Academie Djogjakarta (MA-Yogya) yang gugur di Desa Plataran, tahun 1949.

Pada 2022, Museum Akademi Militer (AKMIL) Magelang direnovasi menjadi Museum Digital. Tepatnya 11 November 2022, KSAD Jenderal Dudung Abdurrachman meresmikan selesai direnovasinya Museum AKMIL Magelang.

Museum ini mengabadikan memorabilia Militaire Academie Djojakarta dan Akademi-Akademi Militer sebelum AKMIL. Memorabilia Militaire Academie Djokjakarta (MA-Yogya) diabadikan bersama memorabilia KMA Bandung, AM Tangerang, Sekolah Kader Mojoagung, dan MA Malang.

Sejarah Pembentukan Militaire Academie Djogjakarta (MA-Yogya) 1945, dengan Direktur MA-I: Djenderal Major RM Soewardi dan Direktur MA-II, Djenderal Major GPH Djatikoesoemo, turut diabadikan di Museum AKMIL.

Sejarah Pertempuran-Pertempuran yang melibatkan para Taruna MA Yogya, tahun 1945, 1946, 1948, dan 1949 diabadikan di museum ini, seperti dalam Pertempuran Surabaya (1945), Operasi Militer di Bandung Utara (1946), Penumpasan Pemberontakan PKI/Madiun (1948) dan Perang Gerilya (1949).

Ada p**a Patung Letda Oetojo Notodirdjo (kiri), Alumnus Akademi Militer Yogya, Gugur dalam Pertempuran Plataran, 24 Februari 1949, Foto Foto Jenderal Bintang Empat Alumni Akademi Militer dari Masa Ke Masa, dan anggota Kabinet Pembangunan VI.

Jenderal Bintang Empat Lulusan Akademi Militer yang diabadikan di Museum Akmil diantaranya adalah Jenderal Soesilo Soedarman.

Pelantikan Menteri Kabinet Pembangunan V 1988Pada 11 Maret 1988, HM Soeharto mengangkat sumpah sebagai Presiden Republik...
05/01/2024

Pelantikan Menteri Kabinet Pembangunan V 1988

Pada 11 Maret 1988, HM Soeharto mengangkat sumpah sebagai Presiden Republik Indonesia pada Sidang Umum MPR di Jakarta. Selang 10 hari kemudian, tepatnya Senin, 21 Maret 1988, Presiden Soeharto didampingi Wakil Presiden Soedharmono SH mengumumkan susunan Anggota Kabinet Pembangunan V.

Pada Pengumuman Anggota Kabinet Pembangunan V, 21 Maret 1988 itu, Soesilo Soedarman diangkat sebagai Menteri Pariwisata, Pos, dan Telekomunikasi atau Menteri Parpostel. Sebelumnya, Soesilo Soedarman menjabat sebagai Duta Besar RI di Amerika Serikat.

Di Istana Negara Jakarta, 23 Maret 1988, Para Menteri Kabinet Pembangunan V mengangkat Sumpah, yang dipimpin Presiden Soeharto. Setelahnya, Presiden, Wakil Presiden, dan segenap Kabinet Pembangunan V berfoto Bersama di depan Istana Merdeka.

Pada tanggal yang sama , dilaksanakan p**a Serah Terima Jabatan dari Menteri Parpostel Kabinet Pembangunan IV, Achmad Tahir, kepada Menteri Parpostel Kabinet Pembangunan V, Soesilo Soedarman.

Di Istana Negara Jakarta, 23 Maret 1988, Para Menteri Kabinet Pembangunan V mengangkat Sumpah, yang dipimpin Presiden Soeharto.

Batalyon Infanteri – 100Batalyon Infanteri-100/Prajurit Setia (Yonif-100/PS) berkedudukan di Medan dan dibentuk Tahun 19...
31/12/2023

Batalyon Infanteri – 100

Batalyon Infanteri-100/Prajurit Setia (Yonif-100/PS) berkedudukan di Medan dan dibentuk Tahun 1965. Tahun 1977 menjadi Yonif Lintas Udara-100/Prajurit Setia, lalu menjadi Yonif Linud 100-Raider/Prajurit Setia pada 2003. Medio Agustus 2023 menjadi Yonif-100/Prajurit Setia, Kodam II Bukit Barisan.

Tahun 1981, Pasukan Yonif Linud-100/Prajurit Setia turun dari Pesawat C-130 Hercules TNI-AU, pada Latihan Babungan ABRI di Kep**auan Natuna, Riau. Saat itu Pangkowihan-I, Letjen Soesilo Soedarman meninjau Yonif Linud-100/PS, diterima oleh Dan Yonif Linud-100/PS.

Panglima Kowilhan-I / Sumatera- Kalbar, Letjen Soesilo Soedarman meninjau kesiapan Prajurit Batalyon Infanteri Lintas Udara – 100/Raiders di Namu Sira; memeriksa kesiapan Satuan Anti Tank; serta meninjau kesiapan prajut yang bersenjatakan senapan mesin M-60, Mortir Kaliber 81 mm, dan Senapan Serbu M-16.

Pada 1983, Pangkowilhan-I, Letjen Soesilo Soedarman didampingi Wakil Pangkowilhan-I, Marsda Hashari Hasanuddin, Kepala Staf Kowilhan-I, Brigjen Istianto dan Pangdam II/Bukit Barisan, Brigjen Harsudiono Hartas, meninjau Markas Yonif Linud-100/PS, diterima Danyonif-100, Mayor Sangiang Siregar.

Pada Desember 2003, 10 Batalyon Infanteri Raider diresmikan oleh KSAD Jenderal Ryamizard Ryachudu, termasuk Yonif Raider-100/Prajurit Setia. Sesuai Surat Telegram KSAD, tanggal 27 Juni 2023, maka Yonif Raider100/ PS berganti nama menjadi Batalyon Infanteri-100/ Prajurit Setia, Kodam II Bukit Barisan.

Batalyon Infanteri-100/Prajurit Setia berkedudukan di Medan. Dibentuk pada 1965 dan pada 2023 menjadi Yonif-100/PS, Kodam II Bukit Barisan.

Guna meningkatkan wawasan sejarah dan kebangsaan, Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Cilacap mengunjungi Muse...
31/12/2023

Guna meningkatkan wawasan sejarah dan kebangsaan, Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Cilacap mengunjungi Museum Soesilo Soedarman pada Sabtu, 29 Desember 2023. Dalam kunjungan KPPN Cilacap dalam rangka Program Revitalisasi Bintal Ditjen Perbendaharaan ini, rombongan diterima langsung oleh Manager Museum, Eni Sugiarti. Berikut dokumentasi dari kunjungan tersebut:

Guna meningkatkan wawasan sejarah dan kebangsaan, KPPN Cilacap mengunjungi Museum Soesilo Soedarman pada Sabtu, 29 Desember 2023.

Address

Https://goo. Gl/maps/jRqH9njFC58WPNBB 7
Cilacap Regency

Telephone

+622825293862

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Museum Soesilo Soedarman posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Museum

Send a message to Museum Soesilo Soedarman:

Share

Category