Puri Ageng Pemayun Kesiman

Puri Ageng Pemayun Kesiman Puri Ageng Pemayun Kesiman adalah salah satu Puri di Bali yang terletak di Kota Denpasar.

Puncak karya Pelebon I Gusti Bagus Arya, 03 November 2024.Om Swastyastu.Mewakili keluarga besar Puri Pemayun Kesiman, ti...
07/11/2024

Puncak karya Pelebon I Gusti Bagus Arya, 03 November 2024.

Om Swastyastu.

Mewakili keluarga besar Puri Pemayun Kesiman, titiang ngaturang parama suksma majeng ring para semeton, wargi, braya, krama Banjar Kedaton Kesiman, lan para pengayah sareng sami. Astungkara karya puniki sida memargi antar, labda karya, sida sidaning don. Titiang nunas pangampura yening wenten pitutur lan pinulah sane ten manut ring hati.

Om Shanti Shanti Shanti Om.
-----------------------------------------------------------------

Dudonan Karya Pitra Yadnya (Pelebon) I Gusti Bagus Arya - Puri Pemayun Kesiman
23/10/2024

Dudonan Karya Pitra Yadnya (Pelebon) I Gusti Bagus Arya - Puri Pemayun Kesiman

Suasana Banjar Kedaton Kesiman, Pura Agung Petilan, dan Puri Pemayun Kesiman pada masa lalu.----------------------------...
05/07/2024

Suasana Banjar Kedaton Kesiman, Pura Agung Petilan, dan Puri Pemayun Kesiman pada masa lalu.
-----------------------------------------------------------------

Ida Ratu Pemayun Cakraningrat adalah gelar dari pendiri Puri Ageng Pemayun Kesiman, Kyai Agung Ngurah Pemayun. Nama ters...
01/07/2024

Ida Ratu Pemayun Cakraningrat adalah gelar dari pendiri Puri Ageng Pemayun Kesiman, Kyai Agung Ngurah Pemayun. Nama tersebut adalah nama yang diberikan setelah prosesi Maligia atau penyucian beliau sebagai Ida Bhatara Raja Dewata. Ida Ratu Pemayun berstana di dua tempat, yakni di Merajan Puri Agung Kesiman dan di Merajan Suci Puri Pemayun.

Gelar tersebut memiliki sebuah makna, dimana Pemayun selain merupakan nama asli beliau, juga dapat diartikan sebagai Pemahayu yang berarti mensejahterakan. Kemudian Cakraningrat yang jika diuraikan memiliki dua kata, yaitu cakra dan ningrat. Cakra adalah sebuah senjata berputar yang memiliki bentuk menyerupai roda, dalam konteks kebangsawanan dan kekuasaan, cakra sering melambangkan kekuasaan atau pengaruh yang luas, karena cakra dianggap sebagai simbol kekuasaan yang terus berputar dan meliputi segala sesuatu.

Sedangkan kata Ningrat berasal dari akar kata "rat", yang berarti "dunia" atau "alam semesta," dan "ing," yang merupakan partikel yang menunjukkan kepemilikan atau yang termasuk di dalamnya. "Ningrat" secara harfiah berarti "yang dari dunia" atau "yang termasuk dalam dunia bangsawan", dengan konotasi kebangsawanan atau status tinggi. Jadi, Ratu Pemayun Cakraningrat memiliki makna yaitu seorang raja yang bertanggung jawab dalam mengatur dan mensejahterakan rakyatnya.
-----------------------------------------------------------------

Awal mula berdirinya Merajan Gede dan Merajan Suci di Puri Ageng Pemayun Kesiman.Diceritakan bahwa setelah berdirinya Pu...
25/06/2024

Awal mula berdirinya Merajan Gede dan Merajan Suci di Puri Ageng Pemayun Kesiman.

Diceritakan bahwa setelah berdirinya Puri Agung Kesiman pada sekitar awal abad ke-19 (sekitar tahun 1800-an), yang disertai dengan dibongkar dan dipindahkannya pamerajan Puri Pemayun Kesiman, sebagian masyarakat kemudian memohon kepada I Gusti Alit Ngurah, salah satu putra Puri Pemayun Kesiman yang sempat menetap di Penatih, untuk berkenan kembali ke Puri, mengingat Puri Pemayun Kesiman perlu dibangun kembali. I Gusti Alit Ngurah berkenan untuk kembali dan membangun Purinya tersebut yang kini menghadap ke selatan.

Setelah selesai membangun kembali Puri Pemayun Kesiman, beliau kemudian mendirikan sebuah pamerajan baru yang diberi nama Merajan Gede, dimana yang melinggih adalah Ida Ratu Made Agung dan Ida Ratu Pemayun Putra beserta para leluhur-leluhur Puri yang lainnya.

Diceritakan kemudian, keluarga Puri Agung Kesiman sering mengalami permasalahan dan hambatan yang seharusnya tidak bisa terjadi. Atas petunjuk dari patapakan mangku di merajan Puri Agung Kesiman, maka diadakan perundingan di antara para penglingsir kedua puri tersebut di atas. Dari perundingan tersebut dibuatlah kesepakatan agar merajan yang tadinya telah dipindahkan ke Puri Agung Kesiman dibangun kembali di Puri Ageng Pemayun Kesiman sebagaimana mestinya. Merajan itulah yang kemudian disebut dengan Merajan Suci.

Yang melinggih (berstana) di Merajan Suci adalah Ida Ratu Pemayun Cakraningrat (Kyai Agung Ngurah Pemayun), pendiri dari Puri Ageng Pemayun Kesiman.

(disarikan dari berbagai sumber)
-----------------------------------------------------------------

Address

Jalan WR Supratman No. 213-215, Kesiman, Kec. Denpasar Tim
Denpasar
80237

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Puri Ageng Pemayun Kesiman posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category