Muskitnas1908

Muskitnas1908 Museum Kebangkitan Nasional ex Gedung STOVIA menjadi tempat bagi pemuda Indonesia untuk membangkitkan pergerakan nasional.

Visi Museum Kebangkitan Nasional:
Terwujudnya Museum Kebangkitan Nasional menjadi salah satu
museum sejarah terkemuka di Indonesia. Misi Museum Kebangkitan Nasional:
Meningkatkan kajian data sejarah kebangkitan nasional
Menanamkan nilai sejarah kebangkitan nasional pada masyarakat khususnya generasi muda. Meningkatkan mutu layanan informasi yang berkaitan dengan Museum Kebangkitan Nasional dan sej

arah kebangkitan nasional. Meningkatkan mutu layanan masyarakat yang memerlukan fasilitas Museum Kebangkitan Nasional. Museum Kebangkitan Nasional menempati sebuah komplek bangunan bersejarah yang dibangun pada tahun 1899 diatas tanah seluas 15.742 m2. Bangunan tersebut pada awalnya diperuntukan sebagai gedung sekolah dan asrama School tot Opleiding van Inlandsche Artsen (STOVIA), atau Sekolah Dokter Bumiputra. Konstruksi gedung STOVIA terlihat sangat kokoh karena bangunannya terdiri atas susunan tembok yang tebal. STOVIA merupakan penyempurnaan dari sistem pendidikan kedokteran Sekolah Dokter Jawa yang didirikan pada tahun 1851 di Rumah Sakit Militer Weltevreeden (sekarang Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto). Sekolah Dokter Jawa menempati salah satu bangunan yang ada dalam rumah sakit militer, karena pengajarnya merangkap sebagai dokter di rumah sakit tersebut. Aktifitas pendidikan dan asrama Sekolah Dokter Jawa yang berlangsung setiap hari dinilai mengganggu kenyamanan rumah sakit, karena itu dewan pengajar memutuskan untuk memindahkannya dari lingkungan rumah sakit militer Weltevreden. Tahun 1899 Direktur Sekolah Dokter Jawa Dokter H.F. Rool, mulai melaksanakan pembangunan gedung baru disamping rumah sakit militer. Kegiatan pembangunan gedung sempat terhenti karena kekurangan biaya, karena itu Dokter H.F. Rool selaku Direktur Sekolah Dokter Jawa berjuang keras mengumpulkan dana untuk membiayai pembangunan gedung tersebut. Berkat bantuan pengusaha perkebunan dari Deli, pembangunan gedung dan asrama pelajar kedokteran dapat diselesaikan pada bulan September 1901. Tanggal 1 Maret 1902 gedung tersebut secara resmi digunakan untuk pendidikan kedokteran dan asrama yang dilengkapi dengan berbagai macam fasilitas yang dibutuhkan oleh penghuninya. Gedung baru tersebut menjadi tempat belajar dan tempat tinggal yang menyenangkan, karena lingkungan sekitar gedung sangat asri. Halaman gedung dipenuhi hamparan rumput diselingi dengan taman-taman yang indah. Pemanfaatan gedung baru menandai terjadinya perubahan dalam sistem pendidikan kedokteran di Hindia Belanda, Sekolah Dokter Jawa diganti menjadi School tot Opleiding van Inlandsche Artsen (STOVIA) atau Sekolah Dokter Bumiputra dengan masa pendidikan 9 tahun. Kurikulum pendidikan di STOVIA disesuaikan dengan School Voor Officieren van gezondeid di Utrech, sehingga lulusan STOVIA diharapkan sama dengan lulusan sekolah serupa di Eropa. Pelajar STOVIA yang sudah menyelesaikan pendidikannya mendapatkan gelar Inlandsch Arts atau dokter Bumiputra. Mereka diangkat menjadi pegawai pemerintah dan ditempatkan di daerah-daerah terpencil untuk mengatasi berbagai macam penyakit menular. Dokter-dokter muda ini akan dibekali dengan tas kulit yang berisi alat-alat kedokteran dan uang saku untuk perjalanan menuju lokasi tugas. Tanah yang digunakan untuk membangun gedung STOVIA berbentuk persegi panjang yang tidak sempurna. Bangunan di bagian timur dimanfaatkan untuk kantor direktur, kantor dewan pengajar, tata usaha, poliklinik dan ruang kelas. Bangunan di bagian utara, barat dan selatan dimanfaatkan sebagai asrama yang dilengkapi dengan kamar mandi. Pada bagian tengah halaman terdapat tiga bangunan yang dimanfaatkan untuk praktek fisika dan kimia, kegiatan senam (gymnastic) dan ruang rekreasi. STOVIA menjadi lembaga pendidikan pertama yang menjadi tempat berkumpulnya para pelajar dari berbagai wilayah, karena pemerintah memberi kesempatan yang sama untuk menjadi pelajar STOVIA kepada semua anak bumi putera yang memenuhi syarat. Pelajar STOVIA umumnya memiliki kecerdasan yang cukup tinggi, karena persyaratan untuk masuk menjadi pelajar STOVIA harus melalui proses yang sangat ketat dan selektif. Anak-anak yang sudah diterima menjadi pelajar STOVIA harus tinggal dalam asrama yang dipimpin oleh seorang pengawas Indo-Belanda yang disebut dengan suppoost. Interaksi yang terjadi dalam kehidupan asrama STOVIA menjadi media untuk mempelajari adat istadat suku bangsa lain, sehingga tercipta suasana saling memahami akan perbedaan kehidupan sosial dan kebudayaan. Rasa persaudaraan antar penghuni asrama sudah mulai lahir, mereka sudah tidak lagi memperdulikan perbedaan etnis, budaya atau agama. Seiring dengan perkembangan zaman gedung STOVIA dianggap tidak representatif lagi untuk dijadikan sebagai tempat pendidikan dokter, karena itu pemerintah Hindia Belanda membangun gedung baru di Salemba yang bernama Centrale Burgerlijke Ziekeninrichting (sekarang menjadi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo). Gedung tersebut menjadi tempat pendidikan kedokteran merangkap rumah sakit, peralatan kedokteran yang ada didalamnya sama dengan yang ada di Eropa. Mulai bulan Juli 1920 kegiatan pendidikan STOVIA pindah ke gedung baru di Salemba, ruang-ruang kelas yang ada dimanfaatkan sebagai tempat belajar Sekolah Asisten Apoteker. Pelajar STOVIA diberikan kebebasan untuk memilih tempat tinggal di asrama STOVIA atau kos di rumah penduduk yang ada di daerah sekitar Salemba. Tahun 1926 gedung STOVIA tidak lagi dimanfaatkan untuk kegiatan pendidikan, semua aktifitas pendidikan kedokteran dipindahkan ke Salemba termasuk asrama para pelajarnya. Pemerintah kolonial HINDIA Belanda kemudian memanfaatkan gedung STOVIA sebagai tempat pendidikan sekolah Meer Uitgebreid Lager Onderwijs (MULO) yang berarti pendidikan dasar lebih luas atau setara dengan SMP dimasa sekarang.

Selamat memperingati Hari Kenaikan Yesus Kristus.Semoga damai, kasih, dan sukacita Tuhan senantiasa menyertai setiap lan...
14/05/2026

Selamat memperingati Hari Kenaikan Yesus Kristus.
Semoga damai, kasih, dan sukacita Tuhan senantiasa menyertai setiap langkah hidup kita, serta menguatkan iman dan pengharapan dalam menghadapi setiap hari.

___

Happy Ascension Day of Jesus Christ.
May the peace, love, and joy of the Lord always be with us, strengthening our faith and hope in every step of life.

KementerianKebudayaan

Dalam rangka memperingati Hari Kenaikan Yesus Kristus, layanan kunjungan Museum Kebangkitan Nasional tetap buka pada 14–...
13/05/2026

Dalam rangka memperingati Hari Kenaikan Yesus Kristus, layanan kunjungan Museum Kebangkitan Nasional tetap buka pada 14–15 Mei 2026.

Yuk, Sobat Muskitnas, rencanakan kunjunganmu dan nikmati pengalaman bersejarah bersama keluarga maupun sahabat!
__

In commemoration of Ascension Day of Jesus Christ, visiting services at the National Awakening Museum will remain OPEN on May 14–15, 2026.

Come on, Muskitnas Friends, plan your visit and enjoy a meaningful historical experience with your family and friends!

KementerianKebudayaan

Pendaftaran peserta Upacara Hari Kebangkitan Nasional 2026 resmi ditutup. Terima kasih atas antusiasme dan partisipasi l...
12/05/2026

Pendaftaran peserta Upacara Hari Kebangkitan Nasional 2026 resmi ditutup.
Terima kasih atas antusiasme dan partisipasi luar biasa dari Sobat Muskitnas! ✨

Peserta yang terpilih akan dihubungi melalui WhatsApp oleh Admin Muskitnas (+62 851 5617 2853).

Sampai jumpa di Museum Kebangkitan Nasional untuk bersama merayakan semangat persatuan dan kebangkitan bangsa.

__

Registration for the 2026 National Awakening Day Ceremony is officially closed.
Thank you for the incredible enthusiasm and participation, Sobat Muskitnas! ✨

Selected participants will be contacted via WhatsApp by the Muskitnas Team (+62 851 5617 2853).

See you at the National Awakening Museum as we celebrate the spirit of unity and national awakening together.

KementerianKebudayaan

PANGGILAN TERBUKA PESERTA UPACARAHari Kebangkitan Nasional 2026 Mari bersama memperingati Hari Kebangkitan Nasional deng...
10/05/2026

PANGGILAN TERBUKA PESERTA UPACARA
Hari Kebangkitan Nasional 2026

Mari bersama memperingati Hari Kebangkitan Nasional dengan menumbuhkan kembali semangat persatuan, perjuangan, dan cinta tanah air melalui upacara bersama di Museum Kebangkitan Nasional.

Sebuah momen untuk mengenang perjuangan para pendahulu, merefleksikan makna kebangkitan bangsa, serta menguatkan semangat menuju Indonesia yang lebih maju. ✨

🗓 Rabu, 20 Mei 2026
⏰ 07.00 WIB
📍 Museum Kebangkitan Nasional

Terbuka untuk umum!
Kenakan pakaian adat terbaikmu dan jadilah bagian dari semangat kebangkitan bangsa.

Yuk, ajak keluarga, sahabat, dan komunitasmu untuk hadir bersama!
Sampai jumpa di Museum Kebangkitan Nasional!

___

OPEN CALL FOR CEREMONY PARTICIPANTS
National Awakening Day 2026

Let us come together to commemorate National Awakening Day by rekindling the spirit of unity, struggle, and love for the nation through a ceremonial gathering at the Museum of National Awakening.

A meaningful moment to honor the struggles of our predecessors, reflect on the spirit of national awakening, and strengthen our hope for a better Indonesia. ✨

🗓 Wednesday, May 20, 2026
⏰ 07.00 AM WIB
📍 the Museum of National Awakening

Open to the public!
Wear your traditional attire and be part of the spirit of national awakening.

Invite your family, friends, and community to join us!
See you at the Museum of National Awakening! 🇮🇩

KementerianKebudayaan

08/05/2026

Hai Sobat Muskitnas 👋🏻

Kemarin, pada tanggal 25 - 28 April, Muskitnas berkesempatan menghadiri pameran Women of Light: Tracing Courage Across Time ✨

Pada kesempatan ini, Museum Kebangkitan Nasional menghadirkan kisah inspiratif Marie Thomas, dokter perempuan pertama di Indonesia.

Tidak hanya itu, ada juga berbagai kegiatan menarik lainnya, mulai dari kreasi aksesori hingga penampilan tarian yang cantikl! 💃🏻✨

Selanjutnya Muskitnas akan berkunjung ke mana lagi ya?
Tunggu terus keseruan lainnya, Sobat Muskitnas! 👋🏻

_______________________
Hi Sobat Muskitnas👋🏻

Yesterday, from April 25th to 28th, The National Awakening Museum had the opportunity to attend the Women of Light: Tracing Courage Across Time exhibition ✨

On this occasion, the National Awakening Museum presented the inspiring story of Marie Thomas, the first female doctor in Indonesia.

Not only that, there were also various other exciting activities, from accessory creations to beautiful dance performances! 💃🏻✨

Where will Muskitnas visit next? Stay tuned for more exciting events, Sobat Muskitnas! 👋🏻

KementerianKebudayaan

Bayangkan, 118 tahun lalu di gedung STOVIA ini, sekelompok anak muda kumpul hanya buat satu misi: Gimana caranya bangsa ...
06/05/2026

Bayangkan, 118 tahun lalu di gedung STOVIA ini, sekelompok anak muda kumpul hanya buat satu misi: Gimana caranya bangsa ini bisa “bangun”.

Hari ini, semangat itu kita bawa lagi lewat tema .
Kita nggak cuma bicara soal masa lalu, tapi gimana museum bisa jadi jembatan buat dunia yang makin terkotak-kotak (Museum Uniting a Divided World - IMD 2026). Kami juga serius mendukung SDG 17, karena kami sadar: Impact besar nggak akan kejadian kalau kita jalan sendirian.
Muskitnas bukan cuma galeri foto hitam putih. Kami mau jadi collaboration hub buat kamu, para kreator, komunitas, dan penggerak perubahan.
Titik nol pergerakan sudah ada. Sekarang, giliran kamu yang kasih warna baru di sini. 🤝✨
Punya ide kolaborasi seru? Langsung gas di kolom komentar atau klik link di bio ya! 👇
__

Imagine this: 118 years ago, right here in the STOVIA building, a group of young visionaries gathered with one single mission: to find a way for this nation to “awaken.” 🌱
Today, we are reigniting that spirit through our theme: (The Great Awakening Starts Here).
We’re not just talking about the past; we’re talking about how museums can serve as bridges in an increasingly fragmented world (Museums Uniting a Divided World - IMD 2026). We are also fully committed to SDG 17, because we know that real impact doesn’t happen in isolation.
Muskitnas is more than just a gallery of black-and-white photos. We want to be a collaboration hub for you—the creators, the communities, and the change-makers.
The “ground zero” of our national movement is already here. Now, it’s your turn to bring a new perspective to this space. 🤝✨
Have a brilliant collaboration idea? Let’s talk in the comments or click the link in our bio! 👇

IMD2026 SDG17 PemajuanKebudayaan IndonesianHeritageAgency

02/05/2026

Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional, kami menghadirkan:

“Bangkit dari Sini”

Sebuah wadah untuk menyalakan kembali semangat kebangkitan, menggali makna perjuangan, serta menemukan langkah kita di masa kini.

📍 Museum Kebangkitan Nasional
📅 20 Mei 2025

Tandai kalendermu dan jadilah bagian dari kisah yang terus tumbuh di museum ini.
__

In commemoration of National Awakening Day, we present:

“The Great Awakening Starts Here”

A space to reignite the spirit of awakening, rediscover the meaning of struggle, and find our place in the present.

📍 Museum Kebangkitan Nasional
📅 May 20, 2025

Mark your calendar and be part of a story that continues to grow within this museum.

KementerianKebudayaan

Selamat memperingati Hari Pendidikan Nasional.Mari terus belajar, berbagi, dan menginspirasi. Karena pendidikan bukan ha...
02/05/2026

Selamat memperingati Hari Pendidikan Nasional.

Mari terus belajar, berbagi, dan menginspirasi. Karena pendidikan bukan hanya tentang masa lalu, tetapi juga tentang masa depan yang kita bangun bersama.

Happy National Education Day.

Let us continue to learn, share, and inspire. Because education is not only about the past, but also about the future we build together.

KementerianKebudayaan

01/05/2026

20 Mei itu bukan hanya tentang masa lalu, tapi pengingat untuk hari ini.

Dari lahirnya Budi Utomo, kita belajar satu hal penting: perubahan besar selalu dimulai dari kesadaran kecil.

Momen ini jadi ajakan untuk terus bangkit dan bergerak menuju masa depan yang lebih baik.

Sobat Muskitnas, mari mulai dari langkah sederhana hari ini, terus belajar, peduli, dan berkontribusi.

Tulis di kolom komentar: langkah kecil apa yang mau kamu mulai hari ini? 👇

—-
May 20 is not just about the past—it’s a reminder for today.

From the birth of Budi Utomo, we learn one important thing: big change always starts with small awareness.

This moment is an invitation to keep rising and moving toward a better future.

Sobat Muskitnas, let’s start with simple steps today—keep learning, caring, and contributing.

Write in the comments: what small step do you want to start today? 👇

KementerianKebudayaan

Selamat memperingati Hari Buruh!Mari kita hargai setiap perjuangan, kerja keras, dan dedikasi seluruh insan yang berkary...
01/05/2026

Selamat memperingati Hari Buruh!

Mari kita hargai setiap perjuangan, kerja keras, dan dedikasi seluruh insan yang berkarya dan berkontribusi bagi kemajuan. Semoga kesejahteraan, keadilan, dan kesempatan yang lebih baik selalu menyertai.

—-
Happy Labor Day!

Let us appreciate every struggle, hard work, and dedication of all individuals who create and contribute to progress. May well-being, fairness, and better opportunities always accompany us.

KementerianKebudayaan

Halo Sobat Muskitnas! 👋 Dalam rangka memperingati Hari Buruh, Museum Kebangkitan Nasional akan tutup sementara pada 1 Me...
30/04/2026

Halo Sobat Muskitnas! 👋
Dalam rangka memperingati Hari Buruh, Museum Kebangkitan Nasional akan tutup sementara pada 1 Mei 2025.

Layanan kunjungan buka kembali pada 2 Mei 2025.
Yuk, rencanakan kunjunganmu dan nikmati pengalaman bersejarah bersama kami! Jangan lupa ajak keluarga dan teman, ya.
___

Hello Sobat Muskitnas! 👋

In observance of Labor Day, the Museum of National Awakening will be temporarily closed on May 1, 2025.

Visitor services will resume on May 2, 2025.

Let’s plan your visit and enjoy a meaningful historical experience with us!
Don’t forget to bring your family and friends along!

KementerianKebudayaan

Address

Jalan Abdul Rahman Saleh No. 26
Jakarta
10410

Opening Hours

Tuesday 08:00 - 16:00
Wednesday 08:00 - 16:00
Thursday 08:00 - 16:00
Friday 08:00 - 16:30
Saturday 08:00 - 16:00
Sunday 08:00 - 16:00

Telephone

+62213847975

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Muskitnas1908 posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Museum

Send a message to Muskitnas1908:

Share

Category