Galeri Nasional Indonesia

Galeri Nasional Indonesia Galeri Nasional Indonesia, Museum dan Cagar Budaya, Kementerian Kebudayaan RI fokus pada aktivitas pengelolaan karya seni rupa.

Selasa-Kamis 10.00-18.00
Jumat-Minggu 10.00-20.00 WIB
Senin tutup

Info: https://linktr.ee/galnas

Selamat Hari Lahir Pancasila ke-81 🇮🇩Dapatkah   menemukan simbol-simbol Pancasila pada lukisan Ibu Pertiwi (1977) karya ...
01/06/2026

Selamat Hari Lahir Pancasila ke-81 🇮🇩

Dapatkah menemukan simbol-simbol Pancasila pada lukisan Ibu Pertiwi (1977) karya Suparto?

---

Happy Pancasila Day 🇮🇩

Can you spot the symbols of Pancasila in Ibu Pertiwi (1977) by Suparto?

Suparto (1924–2001)
Ibu Pertiwi
1977
Cat Minyak pada Kanvas / Oil on Canvas
110 x 100 cm




Dalam rangka Hari Raya Waisak 2570 BE, Galeri Nasional Indonesia tutup sementara pada Minggu, 31 Mei 2026.   dapat kemba...
30/05/2026

Dalam rangka Hari Raya Waisak 2570 BE, Galeri Nasional Indonesia tutup sementara pada Minggu, 31 Mei 2026. dapat kembali berkunjung mulai Selasa, 2 Juni 2026. Banyak program seru menantimu!

---

In observance of Vesak Day 2570 BE, the National Gallery of Indonesia will be temporarily closed on Sunday, 31 May 2026. Visit us again from Tuesday, 2 June 2026. Many exciting programs await!



Selamat Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah 🌙---Happy Eid al-Adha 1447 Hijri 🌙Karya/Artwork:O.H. Supono (1937–1991)Pemotonga...
27/05/2026

Selamat Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah 🌙

---

Happy Eid al-Adha 1447 Hijri 🌙

Karya/Artwork:
O.H. Supono (1937–1991)
Pemotongan Hewan / Animal Slaughter
1963
Cat Minyak pada Kanvas / Oil on Canvas
100 x 140 x 6 cm




Dalam rangka Hari Raya Iduladha 1447 H, Galeri Nasional Indonesia tutup sementara pada Rabu, 27 Mei 2026. Kunjungan dapa...
26/05/2026

Dalam rangka Hari Raya Iduladha 1447 H, Galeri Nasional Indonesia tutup sementara pada Rabu, 27 Mei 2026. Kunjungan dapat dilakukan kembali mulai Kamis, 28 Mei 2026. Yuk, atur kembali jadwal kunjunganmu ke Galnas.

---

During Eid al-Adha 1447 Hijri, the National Gallery of Indonesia will be closed on Wednesday, 27 May 2026. The National Gallery of Indonesia will open again on Thursday, 28 May 2026. Plan your next visit and see you at the National Gallery of Indonesia.



Inilah 3 pemenang “Surat untuk Perupa Inspirasiku” 📩🏆Selamat untuk🌟 Bassda Abelyan "Kepada Basoeki Abdullah, Sang Maestr...
23/05/2026

Inilah 3 pemenang “Surat untuk Perupa Inspirasiku” 📩🏆

Selamat untuk
🌟 Bassda Abelyan "Kepada Basoeki Abdullah, Sang Maestro yang Melukis Jiwa"
🌟 Cindy Agustin "Kepada Bapak Dede Eri Supria: Perupa Indonesia, Koleksi Galeri Nasional Indonesia"
🌟Jalu Inggita Sasmaya "Kepada Harijadi Sumodidjojo"

Pemenang akan dihubungi melalui kontak yang terdapat pada formulir pendaftaran. Pastikan nomor yang tertera dapat dihubungi, ya. ✨

Terima kasih juga kepada para peserta yang telah berbagi cerita, apresiasi, dan inspirasi melalui surat untuk para perupa.

Sampai jumpa di kesempatan lainnya… ✍️

——

Congratulations to the winners of “Surat untuk Perupa Inspirasiku” 📩🏆

After going through the evaluation and judging process, three winners have been selected for sharing thoughtful stories, appreciation, and inspiration through their letters to inspiring artists. Congratulations to:

🌟 Bassda Abelyan "Kepada Basoeki Abdullah, Sang Maestro yang Melukis Jiwa"
🌟 Cindy Agustin "Kepada Bapak Dede Eri Supria: Perupa Indonesia, Koleksi Galeri Nasional Indonesia"
🌟Jalu Inggita Sasmaya "Kepada Harijadi Sumodidjojo"

Winners will be contacted through the information provided in the registration form. Please make sure your contact number is active and reachable. ✨



Rayakan Hari Museum Internasional 2026 bersama Galnas! 🏛️✨Nikmati DISKON 50% tiket kawasan Galnas khusus kunjungan 19 Me...
18/05/2026

Rayakan Hari Museum Internasional 2026 bersama Galnas! 🏛️✨

Nikmati DISKON 50% tiket kawasan Galnas khusus kunjungan 19 Mei 2026.

Syarat & Ketentuan:
• Promo berlaku untuk pembelian Tiket Masuk Reguler
• Berlaku khusus untuk kunjungan 19 Mei 2026
• Berlaku untuk WNI & WNA
• Tiket dapat dibeli secara offline (on the spot) maupun online melalui Traveloka dan tiket.com

Tunggu apalagi? Saatnya seru bareng, eksplor cerita, dan temukan inspirasi baru di Galnas!

---

Celebrate International Museum Day 2026 at the National Gallery of Indonesia! 🏛️

Enjoy a 50% DISCOUNT on museum admission tickets exclusively for visits on May 19, 2026.

Terms & Conditions:
• Promotion applies to Regular Admission Tickets only
• Valid only for visits on May 19, 2026
• Applicable for both Indonesian and international visitors
• Tickets can be purchased offline (on the spot) or online via Traveloka and tiket.com

So, what are you waiting for? Let’s have fun together, dive into stories, and discover new inspiration at the National Gallery of Indonesia!





Selamat Hari Museum Internasional 2026 🏛️✨Tahun ini, Hari Museum Internasional mengangkat tema Museum Menyatukan Dunia y...
18/05/2026

Selamat Hari Museum Internasional 2026 🏛️✨

Tahun ini, Hari Museum Internasional mengangkat tema Museum Menyatukan Dunia yang Terpilah. Melalui seni, pengetahuan, dan ruang perjumpaan, museum hadir untuk membuka dialog, mempertemukan beragam perspektif, serta membangun pemahaman di tengah perbedaan.

Mari terus menjadikan museum sebagai ruang belajar, berbagi, dan saling terhubung.

---

Happy International Museum Day 2026 ✨

This year’s International Museum Day carries the theme Museums Uniting Divided Worlds. Through art, knowledge, and shared spaces, museums create opportunities for dialogue, connection, and understanding across differences.

Let’s continue making museums a place to learn, share, and stay connected.





Museum hari ini hadir bukan hanya sebagai ruang penyimpanan koleksi, tetapi juga sebagai ruang dialog, pertukaran penget...
15/05/2026

Museum hari ini hadir bukan hanya sebagai ruang penyimpanan koleksi, tetapi juga sebagai ruang dialog, pertukaran pengetahuan, refleksi sosial, hingga kolaborasi lintas komunitas dan institusi. Momentum Hari Museum Internasional menjadi kesempatan yang tepat untuk membuka ruang diskusi dan merefleksikan kembali suatu pertanyaan penting: apakah museum-museum seni rupa di Indonesia sudah benar-benar saling terhubung atau justru terfragmentasi?

Yuk, ikuti Diskusi Publik "Ekosistem Museum Seni Rupa di Indonesia: Terhubung atau Terfragmentasi?" bersama

KEYNOTE SPEAKER
Esti Nurjadin (Kepala Museum dan C***r Budaya)

NARASUMBER
*Sri Kusumawati (Kepala Unit Pengelola Museum Seni Provinsi DKI Jakarta)
*Marlowe Bandem (Penasihat SAKA Museum)
*Teguh Ostenrik (Perupa)

MODERATOR
Agung Hujatnikajennong (Dewan Kurator Galeri Nasional Indonesia)

🗓️ Selasa, 19 Mei 2026
⏰ 14.00 WIB (dimohon untuk hadir 30 menit sebelum acara dimulai)
📍 Ruang Seminar Galeri Nasional Indonesia

*Gratis dan terbuka untuk umum dengan registrasi terlebih dahulu di tautan bit.ly/DiskusiMuseum
-----

Museums today are not only spaces for collections, but also for dialogue, knowledge exchange, social reflection, and collaboration. In the spirit of International Museum Day, we revisit an important question: are Indonesia’s art museums truly connected, or still fragmented?

Be part of the Public Discussion, “The Ecosystem of Art Museums in Indonesia: Connected or Fragmented?” with

KEYNOTE SPEAKER
Esti Nurjadin - Head of Indonesian Heritage Agency

NARASUMBER
*Sri Kusumawati (Head of the Art Museum Management Unit of the Jakarta Province)
*Marlowe Bandem (SAKA Museum Advisor)
*Teguh Ostenrik (Artist)

MODERATOR
Agung Hujatnikajennong (Curatorial Board Member of the National Gallery of Indonesia)

🗓️ Tuesday, 19 May 2026
⏰ 2 PM (WIB) (Kindly arrive 30 minutes before the event starts)
📍 Lecture Theatre, National Gallery of Indonesia

*Free admission and open to the public with prior registration required at bit.ly/DiskusiMuseum





Bonyong Munny Ardhie (1946–2026), perupa kelahiran Malang, Jawa Timur, dikenal sebagai salah satu eksponen Gerakan Seni ...
15/05/2026

Bonyong Munny Ardhie (1946–2026), perupa kelahiran Malang, Jawa Timur, dikenal sebagai salah satu eksponen Gerakan Seni Rupa Baru 1975 yang berani menghadirkan idiom-idiom visual bermuatan kritik sosiopolitik di era awal Orde Baru. Pada Pameran Kepribadian Apa (P**A) di Seni Sono Yogyakarta (1977), ia menampilkan performance art “Hotel Asean Tower” sebagai pengemis di bawah bedeng yang bertuliskan “Akan dibangun ASEAN Tower dengan kontraktor CV. Suhartono”, menyindir ketimpangan pemerintah Soeharto dalam pembangunan dan pengentasan kemiskinan.

Mengawali karier kesenimanannya dengan tergabung dalam Kelompok Lima Pelukis Muda bersama F.X. Harsono, Hardi, Siti Adiyati, dan Nanik Mirna di awal 1970-an, Bonyong aktif mengikuti pameran di tingkat nasional dan juga pernah mengajar di Fakultas Seni Rupa di STSI Surakarta. Karyanya, “The Flag of Red and White” (1975), menjadi koleksi Galeri Nasional Indonesia (koleksi negara) dan kini tengah dipamerkan dalam Pameran Tetap Galeri Nasional Indonesia.

Selamat jalan, Bonyong.

-----

Bonyong Munny Ardhie (1946–2026), an artist born in Malang, East Java, was recognized as one of the prominent figures of the 1975 New Art Movement, boldly carrying visual idioms charged with sociopolitical criticism during the early New Order era. At the “Kepribadian Apa (P**A)” exhibition at Seni Sono, Yogyakarta (1977), where he staged the performance art “Hotel Asean Tower,” portraying a beggar seated beneath a construction barrier reading, “ASEAN Tower will be built by contractor CV. Suhartono,” a pointed critique of the Soeharto government’s inequality in development and poverty alleviation.

Beginning his career in the early 1970s with Kelompok Lima Pelukis Muda alongside F.X. Harsono, Hardi, Siti Adiyati, and Nanik Mirna, Bonyong remained active in exhibitions nationwide and also taught at the Faculty of Fine Arts at STSI Surakarta. His work “The Flag of Red and White” (1975) is part of the National Gallery of Indonesia's collection (state collection) and is currently exhibited in the museum’s Permanent Exhibition.

Farewell, Bonyong.





Karya ini meminta satu hal sederhana: tersenyum selama 10 menit. Tapi maknanya ternyata tidak sesederhana itu. Yuk, cari...
13/05/2026

Karya ini meminta satu hal sederhana: tersenyum selama 10 menit. Tapi maknanya ternyata tidak sesederhana itu. Yuk, cari tahu cerita di balik karya M. Akbar “Analog Pain, Digital Pleasure” yang sedang dipamerkan di Pameran Tetap Galeri Nasional Indonesia.

🗓️ Sabtu, 16 Mei 2026
⏰ 15.00 WIB (dimohon untuk hadir 30 menit sebelum acara dimulai)
📍 Ruang Seminar Galeri Nasional Indonesia

*Gratis dan terbuka untuk umum dengan registrasi terlebih dahulu di tautan bit.ly/BehindArt

-----

This artwork asks for one simple thing: smile for 10 minutes straight. But its meaning is far more complex than it seems. Join us to uncover the story behind M. Akbar’s “Analog Pain, Digital Pleasure”, currently exhibited at the Permanent Exhibition of the National Gallery of Indonesia.

🗓️ Saturday, 16 May 2026
⏰ 3 PM (WIB) (Kindly arrive 30 minutes before the event starts)
📍 Seminar Room, National Gallery of Indonesia

*Free admission and open to the public. Prior registration required via bit.ly/BehindArt





Address

Jalan Medan Merdeka Timur 14
Jakarta
10110

Opening Hours

Monday 09:00 - 19:00
Tuesday 09:00 - 19:00
Wednesday 09:00 - 19:00
Thursday 09:00 - 19:00
Friday 09:00 - 19:00
Saturday 09:00 - 19:00
Sunday 09:00 - 19:00

Telephone

0213813021

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Galeri Nasional Indonesia posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Museum

Send a message to Galeri Nasional Indonesia:

Share

Category