10/05/2026
- Dhapur : Brojol
- Pamor : Tejo Kinurung
- Tangguh : Tuban Majapahit
- Warangka : Branggah, Sono Keling
- Deder : Banaran, Kemuning Bang
- Pendok : Bunton, Kuningan
- Mendak : Kendhit, Kuningan
Keris Brojol Pamor Tejo Kinurung Tangguh Tuban Majapahit melambangkan kelahiran spiritual (brojol) untuk mencapai tujuan hidup, jabatan, atau kemuliaan (tejo kinurung) dengan kesederhanaan dan kepasrahan kepada Tuhan, khas karakter tangguh Tuban-Majapahit yang matang. Kombinasi ini diyakini mempercepat karir, kewibawaan, dan kemudahan mengatasi kesulitan.
Dhapur Brojol :
Melambangkan proses kelahiran kembali (spiritual) ke arah kesucian, kejujuran, dan kesederhanaan. Brojol juga bermakna mbrojol atau terlepas dari kesulitan hidup.
Pamor Tejo Kinurung :
Tejo berarti cahaya/sinar, dan Kinurung berarti dikurung. Pamor ini berbentuk garis lurus tegak di tengah bilah yang dikurung garis pinggir. Ini melambangkan manusia yang memancarkan cahaya terang (karisma/wibawa) dan menuntun pemiliknya meraih cita-cita, pangkat, atau jabatan tinggi, sering dikaitkan dengan energi Satriya Piningit (pemimpin).
Tangguh Tuban Majapahit :
Menunjukkan keris dibuat di daerah Tuban pada masa pengaruh Majapahit. Karakternya besi yang matang, tempaan padat, serta memiliki garap (kualitas kerajinan) yang halus namun tegas.
Keris ini cocok bagi mereka yang berikhtiar mencari jabatan, kedudukan, atau yang berjuang menjadi pemimpin, serta mereka yang mendambakan hidup "lepas" dari kerumitan masalah.