IG-TV

IG-TV Like Fanspake kami

14/04/2026

yang Bobrok nya sekarang
Yang dukung IRAN disebut Syiah
Dan yang kontra disebut Wahabi

11/03/2026

Malu bet !! Abu janda kena usir host rakyat bersuara

Semoga aja bener..
10/03/2026

Semoga aja bener..

Iran bukan 100% “pahlawan umat Islam”.Tapi Iran Tembok misi IsrewelFaktanya, ketika Amerika menginvasi Afghanistan, Iran...
08/03/2026

Iran bukan 100% “pahlawan umat Islam”.
Tapi Iran Tembok misi Isrewel

Faktanya, ketika Amerika menginvasi Afghanistan, Iran sempat membantu mereka. Saat Irak diserang pun, Iran juga punya peran di belakang layar.
Artinya jelas: Iran selalu bergerak berdasarkan kepentingan geopolitiknya sendiri, bukan semata-mata demi solidaritas umat.
Tapi di sisi lain, ancaman Iran terhadap Isrewel juga nyata.
Dan di sinilah politik dunia terasa rumit.
Geopolitik itu bukan cerita hitam-putih. Ini permainan keseimbangan kekuatan.
Ketika Iran masih lemah, mereka punya hubungan yang “rumit tapi berjalan” dengan AS dan Isrewel, terutama karena mereka punya musuh yang sama: Saddam Hussein di Irak.
Namun setelah Saddam jatuh dan Iran mulai menguat, keseimbangan itu berubah.
Iran mulai menantang Isrewel secara terbuka.
Mereka membangun apa yang disebut Axis Perlawanan: Hamas, Hizbullah, dan Houthi — jaringan yang secara strategis mengepung Isrewel dari berbagai arah.
Itulah juga sebabnya Iran mati-matian mempertahankan Suriah.
Bagi Iran, Suriah di bawah Bashar Assad adalah jembatan penting yang menghubungkan Iran dengan Hizbullah di Lebanon.
Kalau Assad tumbang saat Arab Spring dulu, jalur strategis Iran bisa putus total.
Karena itulah Iran rela terlibat jauh di perang Suriah — bahkan dengan konsekuensi tragis bagi banyak warga Sunni di sana.
Dua hal bisa benar sekaligus:
Iran memang menantang Isrewel.
Dan Iran juga bisa sangat keras terhadap Sunni.
Begitulah geopolitik.
Ini bukan pertandingan bola.
Bukan juga film dengan alur sederhana.
Bahkan penulis skenario Hollywood paling jenius pun mungkin tidak sanggup merancang plot serumit realitas politik dunia.
Hari ini, setelah perang Ghazzah, Axis Perlawanan mulai terpukul.
Hamas ditekan.
Hizbullah diserang.
Houthi juga terus digempur.
Dan arah berikutnya terlihat jelas: Iran.
Jika Iran sampai runtuh, satu penghalang besar terhadap dominasi Isrewel di kawasan akan hilang.
Lalu setelah itu siapa?
Banyak analis mulai menunjuk dua nama: Pakistan dan Turki.
Ada yang akan bilang:
“Ah, gak mungkin. Mereka kan sekutu Barat.”
Tapi sejarah berkata lain.
Sebelum Revolusi 1979, Iran justru sahabat paling dekat Amerika dan Isrewel di Timur Tengah.
Dalam geopolitik, status sekutu bisa berubah kapan saja.
Yang penting hanya satu:
Tidak boleh ada negara di dunia Islam yang cukup kuat untuk menjadi ancaman.
Pakistan mungkin negara miskin.
Tapi mereka punya sesuatu yang membuat dunia menghormati mereka: senjata nuklir.
Di dunia setelah 1945, negara yang punya nuklir selalu punya posisi tawar.
Masalahnya, Pakistan punya titik lemah di dalam negeri.
Beberapa kelompok etnis seperti Pashtun dan Baloch memiliki gerakan separatis.
Jika kekuatan besar memainkan isu ini, Pakistan bisa terpecah dari dalam.
Apalagi jika tekanan datang dari timur — India, rival lama mereka.
Turki berbeda lagi.
Mereka tidak punya nuklir, tapi militernya salah satu yang paling kuat di kawasan.
Ekonominya juga punya fondasi yang cukup solid.
Saat ini Turki masih anggota NATO, jadi secara teori sulit disentuh.
Tapi politik dunia selalu berubah.
Beberapa media Barat bahkan mulai mengangkat narasi:
“Setelah Iran, berikutnya Turki.”
Menariknya, sebagian orang mulai mengaitkan konflik ini dengan narasi eskatologi.
Dalam beberapa riwayat, disebutkan bahwa Dajjal akan muncul ketika kaum Muslimin sedang membagi harta rampasan dari Constantinopel.
Constantinopel hari ini adalah Istanbul.
Tapi Istanbul sekarang sudah berada di tangan negara Muslim: Turki.
Jadi mengapa harus “direbut kembali”?
Kecuali… suatu hari nanti kota itu memang jatuh dari tangan umat Islam.
Jika Iran runtuh dan berada di bawah pengaruh penuh AS–Isrewel, wilayah itu bisa menjadi batu loncatan strategis menuju Pakistan dan Turki.
Karena itu, sesulit apa pun kita menilai Iran, runtuhnya Iran bukan sesuatu yang bisa disoraki begitu saja.
Yang sedang terjadi mungkin bukan sekadar perang antara dua musuh.
Bisa jadi ini adalah langkah awal menuju dominasi mutlak atas dunia Islam.
Pertanyaannya sekarang:
Apakah kita siap menghadapi kemungkinan itu?
Atau justru keberadaan Iran — s**a atau tidak — masih menjadi duri dalam daging bagi AS–Isrewel, yang setidaknya membuat mereka tidak bisa tidur nyenyak?
Mungkin itulah yang saya maksud ketika mengatakan:
Iran saat ini seperti “bumper” dalam geopolitik kawasan.
S**a atau benci, keberadaannya masih memberi waktu bagi dunia Islam.
Karena jika perisai itu pecah sekarang…
mesin hegemoni kemungkinan akan bergerak ke arah berikutnya.
Dan saat itu terjadi, mungkin semuanya sudah terlambat.

berat

Trump dan +62Berat .. berat... 😄😆😁 berat
07/03/2026

Trump dan +62
Berat .. berat... 😄😆😁
berat

Setelah Khumaini wafat pada 1989, estafet kepemimpinan dilanjutkan oleh Khamenei. Di era inilah, Iran menyadari bahwa me...
07/03/2026

Setelah Khumaini wafat pada 1989, estafet kepemimpinan dilanjutkan oleh Khamenei. Di era inilah, Iran menyadari bahwa mereka tidak akan pernah bisa memenangkan perang terbuka melawan teknologi militer Barat yang superior. Maka, di bawah arahan Khamenei, Iran membangun apa yang disebut sebagai "Kedalaman Strategis". Iran mulai menggunakan tangan-tangan lain untuk bertempur. Mereka membangun jaringan proksi yang sangat kuat; dari Hizbullah di Lebanon, milisi-milisi di Irak, hingga Houthi di Yaman.
​Bagi Teheran, proksi-proksi ini adalah garis pertahanan terdepan. Mereka ingin memastikan bahwa jika perang terjadi, itu tidak akan meledak di jalanan Teheran atau Isfahan, melainkan di tanah orang lain. Namun, ente harus jujur melihat dampaknya. Strategi ini dianggap bertanggung jawab atas hancurnya stabilitas di banyak negara Arab. Suriah menjadi puing, Yaman dilanda kelaparan yang mengerikan, dan Irak terus bergejolak dalam perang saudara yang seolah tak ada ujungnya. Iran menggunakan bidak-bidak milisi untuk mengamankan ambisi kekuasaannya, yang seringkali harus dibayar mahal oleh nyawa warga sipil tak berdosa di wilayah tersebut.

berat

Ada satu aturan tidak tertulis dalam ekonomi global. Kamu boleh menjalankan negaramu ses**a hati. Kamu bisa menjadi dikt...
06/03/2026

Ada satu aturan tidak tertulis dalam ekonomi global. Kamu boleh menjalankan negaramu ses**a hati. Kamu bisa menjadi diktator. Kamu bisa menindas demonstrasi. Kamu bahkan bisa membiarkan rakyatmu kelaparan. Selama satu syarat dipenuhi: minyakmu dijual menggunakan dolar Amerika. Selama itu dilakukan, Amerika Serikat akan membiarkanmu.
berat

Entah apa dalam fikiran mereka ini.. hadeuh 😮‍💨😮‍💨 berat
05/03/2026

Entah apa dalam fikiran mereka ini.. hadeuh 😮‍💨😮‍💨
berat

Engkau adalah saksi wahai Khalifah.. betapa kejamnya konspirasi dan pengkhianatan dalam kerajaanmu.. Semoga Allah menemp...
03/03/2026

Engkau adalah saksi wahai Khalifah.. betapa kejamnya konspirasi dan pengkhianatan dalam kerajaanmu.. Semoga Allah menempatkanmu di taman2 Surga..
berat

02/03/2026

Amerika pasti mikir dulu atau saran mundur aja dah. Dari pada kena maqoli ama si mbah ini.
Humor dikit lah
berat

Wahabi ada 3 golongan bro1. Wahabi amaliyahKasus2 amalan , fiqh dan perbedaan pandangan di era sekarang mudah banget men...
02/03/2026

Wahabi ada 3 golongan bro

1. Wahabi amaliyah
Kasus2 amalan , fiqh dan perbedaan pandangan di era sekarang mudah banget mengecap seseorang dengan wahabi.. padahal jika kita dengar para asatidz yang menjelaskan sejarah2 madzhab segala perdebatan itu sudah pun ada. Kalau ini sih bukan ranah kita .. skip.. skip.

2. Wahabi britishiyah (inggris)
Inggris membisik ke telinga Sultan abdul majid I bahwa di tanah arab ada kelompok extreme yang bakal menggoyang kekuasaannya khususnya di jazirah arab yang tunduk pada khilafah.
Muncullah tokoh2 ghaib seperti mr. Hemper yang konon katanya agen inggris yang menyamar. Tapi anehnya bapak satu ini gak pernah di temukan ataupun di tulis oleh sejarawan2 barat.

3. Wahabi iraniyah (yang kontra ama iran fix lu wahabi bro)
Statmen ini baru keluar sekarang, lu gak s**a iran lu fix wahabi.. bapak2 fb pro pun mulai bermunculan memuji khamenei yang mereka gak tau atau pura2 gak tau.. sosok khamenei bertanggung jawab atas nyawa2 rakyat suriah, iraq dan yaman.

Ini bukan soal siapa yang didukung.. kita hanya menonton dan berharap aja bro.. semoga negara2 dzalim itu hancur dan Allah hancurkan mereka sehancur hancurnya. Tanpa memihak kepada 1 diantara 3 negara perusak itu.

berat

Kami Tidak Akan Pernah Lupa...Pada tahun 2016, Khamenei secara resmi membuka pintu "kesaksian" dan mengeluarkan fatwa 'j...
02/03/2026

Kami Tidak Akan Pernah Lupa...

Pada tahun 2016, Khamenei secara resmi membuka pintu "kesaksian" dan mengeluarkan fatwa 'jih 2016d' di Suriah. Dia menyebut perang membunuh Muslim Suriah sebagai perang melawan orang kafir.

Khamenei juga yang memerintahkan Hizbullat untuk mendukung Basyar al-Asad sejak awal, ketika demonstrasi mulai meletus di Daraa.

Mereka ingin membunuh para peziarah di Masjid Al-Omari di Al-Muwasat dan membakar salinan Quran.

Setelah itu, mereka mengirim militan Suriah dari Irak dan Iran yang akhirnya menyebabkan kematian ratusan ribu warga Suriah.

Mereka membunuh pria, membantai anak-anak, dan memperkosa wanita. Paling kejam, ia menjanjikan surga kepada serdadu-serdadu!! Dia bahkan berkata: "Kami sedang berperang di Suriah sehingga kami tidak harus berperang di Iran!! "

Kredit untuk Kapten Asri Khalid

Address

Langsa
1989

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when IG-TV posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Museum

Send a message to IG-TV:

Share

Category

CHANNEL IGTV90

Igtv 90 adalah Halaman yang membahas tentang Sejarah. Selain itu juga tentang fakta menarik , baik berupa Makanan, gadget dan hal2 unik yg bermanfaat.

Oleh karena itu dukung kami dengan memfollow halaman ini. Kunjungi juga web kami. : www.igtv90.blogspot.com

Dan channel kami igtv 90 :https://www.youtube.com/channel/UCb7MztTbIpXWgAAvP1Za3Fg