Riyandi Raksa Bumi

Riyandi Raksa Bumi Gunakan nilai roso pangroso sebagai pertimbangan dalam bertindak

Festival Mahamandala Pencak Silat Nusantara 2026 Siapkan Kompetisi Seni Koreografi Piala Menteri Kebudayaan RISahabat Bu...
13/03/2026

Festival Mahamandala Pencak Silat Nusantara 2026 Siapkan Kompetisi Seni Koreografi Piala Menteri Kebudayaan RI

Sahabat Budaya Nusantara (SABDATARA) mengajukan penyelenggaraan kegiatan kebudayaan nasional bertajuk Festival Kompetisi Seni Koreografi Ragam Pencak Silat Tradisi “Piala Menteri Kebudayaan Republik Indonesia.”

Kegiatan ini dirancang dalam kerangka Mahamandala Pencak Silat Nusantara sebagai ruang aktualisasi dan penguatan ekosistem pemajuan Pencak Silat Tradisi sebagai warisan budaya takbenda yang hidup di tengah masyarakat Indonesia.

Proposal kegiatan tersebut telah disampaikan kepada Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia pada 3 Februari 2026.

Sebagaimana diketahui, sejak Desember 2019, tradisi Pencak Silat telah ditetapkan oleh UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda Kemanusiaan, yang menegaskan pentingnya upaya pelestarian serta keberlanjutan praktiknya di tingkat komunitas.

Festival ini tidak hanya diposisikan sebagai ajang kompetisi, tetapi sebagai ruang aktualisasi nilai, adab, dan filosofi Pencak Silat Tradisi yang diwariskan lintas generasi.

Dalam penyelenggaraannya, festival akan menghadirkan beberapa bidang kompetisi, yaitu: Seni Pencak Silat Tradisi Betawi, Seni Pencak Silat Tradisi Jawa Barat dan Banten (Ibing Pencak), Seni Pencak Silat Keris Indonesia dan Seni Pencak Silat Tradisi Multi Aliran Nusantara.
Selain kompetisi seni, rangkaian kegiatan juga akan mencakup: Sarasehan Kebudayaan Pencak Silat Tradisi, Program Inventarisasi dan Pemutakhiran Data Nasional Perguruan Pencak Silat Tradisi Nusantara dan Pameran Pusaka Tosan Aji Nusantara Peserta festival berasal dari berbagai komunitas pelaku tradisi, termasuk perguruan Pencak Silat, sanggar budaya, komunitas adat, serta perwakilan daerah yang memiliki tradisi Pencak Silat.

Sistem kepesertaan dirancang dalam format penampilan berkelompok dengan dua klasifikasi utama: Kelas A (Kelompok Regenerasi) – peserta dari jenjang SD, SMP, dan SMA sedangkan Kelas B (Kelompok Pemantapan) – peserta dari kalangan mahasiswa.

Doc. Sesi Audiensi dengan Kepala Museum Satria Mandala Jakarta.Salam Budaya🙏
19/10/2025

Doc. Sesi Audiensi dengan Kepala Museum Satria Mandala Jakarta.

Salam Budaya🙏

03/02/2024
BERITA ACARA PENGESAHAN PENGGANTIAN(Mengganti/Merubah/Memperbarui)LOGOPERGURUAN PENCAK SILAT GARUDA SAKASaya selaku Dewa...
10/03/2023

BERITA ACARA PENGESAHAN PENGGANTIAN
(Mengganti/Merubah/Memperbarui)
LOGO
PERGURUAN PENCAK SILAT GARUDA SAKA

Saya selaku Dewan Pendiri dan Guru Besar Perguruan Pencak Silat Garuda Saka, Pada hari ini Jumat Kliwon tanggal Sepuluh Maret tahun Dua Ribu Dua Puluh Tiga pukul 13:30 WIB bertempat di Gedung Promenade 20 Bangka Raya, Jakarta Selatan Memutuskan dan Mengesahkan PENERAPAN dan PENGGUNAAN LOGO PERGURUAN PENCAK SILAT GARUDA SAKA sebagaimana keterangan lengkapnya telah saya tuangkan dalam Surat Keputusan Dewan Pendiri dan Guru Besar Perguruan Pencak Silat Garuda Saka Nomor : 01401/SKEP/PP-PPSGS/III/2023 tentang Penggantian (Mengganti/Merubah/Memperbarui) Logo/Lambang/Simbol Perguruan Pencak Silat Garuda Saka.

Selanjutnya hal-hal yang berkaitan dengan Sertifikat Anggota, Sertifikat Kepelatihan, Kartu Tanda Anggota (KTA) serta Sertifikat atau Piagam-Piagam lainnya yang lama, di mana Sertifikat Anggota, Sertifikat Kepelatihan, Kartu Tanda Anggota (KTA) serta Sertifikat atau Piagam-Piagam terdahulu masih menggunakan logo yang lama (tarhitung sejak di dapat oleh para pihak sampai dengan hari Kamis Wage tanggal Sembilan Maret tahun Dua Ribu Dua Puluh Tiga) tetap masih di akui keabsahannya oleh pihak Perguruan Pencak Silat Garuda Saka tanpa harus di adakannya perubahan atau penggantian. Kemudian tergitung mulai hari Jumat Kliwon tanggal Sepuluh Maret tahun Dua Ribu Dua Puluh Tiga Pukul 13:00 WIB sampai dengan seterusnya semua hal-hal yang dalam penggunaanya memerlukan kelengkapan logo Perguruan Pencak Silat Garuda saka harus sudah menggunakan logo yang baru sebagaimana diterangkan dalam .Surat Keputusan Dewan Pendiri dan Guru Besar Perguruan Pencak Silat Garuda Saka Nomor : 01401/SKEP/PP-PPSGS/III/2023 tentang Penggantian (Mengganti/Merubah/Memperbarui) Logo/Lambang/Simbol Perguruan Pencak Silat Garuda Saka "ayat 2".

Demikia Berita Acara ini Saya buat agar dikemudian hari dapat di perguunakan oleh seluruh pihak Perguruan Pencak Silat Garuda Saka sebagaimana mestinya.

Narwan Riyadi
(Dewan Pendiri dan Guru Besar Perguruan Pencak Silat Garuda Saka)

Logo Bagian atas sebagaiman tertera dalam lampiran merupakan Lambang/Simbol dimana semenjak Hari Jumat Kliwon Tanggal 31...
10/03/2023

Logo Bagian atas sebagaiman tertera dalam lampiran merupakan Lambang/Simbol dimana semenjak Hari Jumat Kliwon Tanggal 31 Januari 2014 sampai dengan Hari Kamis Wage, Tanggal 9 Maret 2023 di gunakan sebagai identitas utama Perguruan Pencak Silat Garuda Saka. Kemudian untuk bagian bawah sebagaimana tertera dalam lampiran, terhitung mulai hari ini, Jumat Kliwon tanggal 10 Maret 2023 merupakan Logo PPS Garuda Saka sebagai pengganti Logo yang lama, Logo bagian bawah telah di lakukan proses perubahan dan penyususun ulang dengan tujuan untuk lebih menyederhanakan susunan Lambang/Simbol yang termuat di dalam Logo PPS Garuda Saka agar detail Lambang/Simbol yang termuat di dalam Logo PPS Garuda Saka lebih mudah di pahami dan di kenali oleh generasi penerus PPS Garuda Saka di masa yang akan datang.

Salam Perguruan..🙏



"Idiologi"Secara harfiah, ideologi adalah pengetahuan tentang gagasan-gagasan, pengetahuan tentang ide-ide, science of i...
09/03/2023

"Idiologi"

Secara harfiah, ideologi adalah pengetahuan tentang gagasan-gagasan, pengetahuan tentang ide-ide, science of ideas atau ajaran texture, art & culture journal tentang pengertian-pengertian dasar.

Adapun idiologi yang dibangun oleh seniman keris pada zaman kerajaan adalah merupakan suatu langkah pelestarian dan bentuk pengabdian seorang seniman/empu kepada raja atau Tuannya, karya yang dihasilkan menampilkan bentuk konvensial dalam kemahiran menduplikasi terhadap dhapur keris-keris sebelumnya dari zaman ke zaman oleh para empu keris yang disebut dengan istilah “mutrani”.

Karya yang dibuat merupakan karya studi-tradisi dalam usaha untuk mencari alternatif pelestarian, dengan mencoba menghadirkan kembali atau meniru karya peninggalan (warisan) budaya masa lalu. Seni revitalisasi secara vital masih mengacu kepada seni tradisi sebagai acuan pokoknya. Sehingga strategi penciptaan sebagai konsep berkarya adalah dengan menggunakan konsep konservasi atau pelestarian dengan cara mutrani (nunggak semi), yaitu meniru sesuai pakem, tetapi pengolahan teknik dan bahan sesuai dengan kebutuhan saat ini.

Address

Gunungkidul
Yogyakarta City
55811

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Riyandi Raksa Bumi posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Museum

Send a message to Riyandi Raksa Bumi:

Share

Category